Selasa, 25 Juli 2017

stock-index  Stock Index

Bursa Saham Berjangka AS Flat Setelah Reli Pekan lalu

Senin, 10 Maret 2014 17:52 WIB
Dibaca 509

Monexnews -

Bursa saham berjangka AS hanya sedikit berubah pada sore ini, setelah pasar ekuitas melonjak ke rekor tertinggi, karena para investor terbebani oleh pelambatan nilai ekspor China  yang mana itu dijadikan petunjuk untuk salah satu dasar dari penguatan pemulihan global.

Saham Boeing Co. turun sebanyak 2% pada awal perdagangan di New York setelah pesawat  Boeing 777-200 yang berisikan 239 penumpang menghilang dalam penerbangan oleh Malaysian Airlines ke Beijing pada tanggal 8 Maret. Saham 3D Systems Corp. melemah sebesar 3.4%, sinyalkan produsen printer tiga dimensi tersebut akan memperpanjang penurunan sebesar 28 % pada tahun ini.

Bursa saham berjangka Standard & Poor 500 yang akan berakhir kontraknya pada bulan ini turun kurang dari 0.1% menjadi 1,876.00 pada pukul 17.32 wib, setelah indeks menyelesaikan reli sebesar 178% selama periode lima tahun. Indeks naik sebesar 1% pada pekan lalu, di dorong oleh perbaikan dalam penerimaan kerja dan data manufaktur. Indeks Dow Jones Industrial Average tergelincir sebesar 4 poin, kurang dari 0.1%, menjadi 16435.

“Kesehatan ekonomi global adalah kisah dari dua bagian,” kata Teis Knuthsen, kepala ivestasi di Saxo Bank A/S’s di Hellerup, Denmark. “AS akan mendorong pertumbuhan global pada tahun ini namun beberapa pasar berkembang utama seperti China terlihat sedikit melemah dan cenderung rapuh. Dengan kebijakan moneter yang sangat agresif masih pada tempatnya, pasar ekuitas di negara berkembang masih berjalan pada jalurnya. Setelah indeks S&P 500 naik ke rekor terbaru, valuasi hanya adil sekarang namun investor mungkin akan bersedia untuk membayar beberapa kali lipat lebih tinggi dari sekarang.”

Sembilan dari 10 sektor utama di kelompok S&P 500 menguat pada pekan lalu. Saham-saham di sektor keuangan menguat, reli sebesar 3% ke level tertinggi sejak bulan September 2008. Indeks Chicago Board Options Exchange Volatility, indeks untuk volatilitas masa depan yang di kenal dengan nama VIX, naik sebesar 0.8% pada pekan lalu.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar