Selasa, 25 Juli 2017

stock-index  Stock Index

Bursa Saham Eropa Menyambut Baik Data NFP AS

Jumat, 3 Oktober 2014 23:59 WIB
Dibaca 603

Monexnews - Bursa saham Eropa menguat pada hari Jumat, terpantul naik pasca aksi jual hari Kamis lalu, ditopang oleh data nonfarm payrolls AS yang lebih baik dari perkiraan. Bursa saham Eropa menguat pasca data nonfarm payrolls AS menunjukkan penambahan sebanyak 248,000 pekerjaan di bulan September, melebihi ekspektasi. Bureau of Labor Statistics juga melaporkan tingakt pengangguran turun menjadi 5.9% seiring turunnya tingkat partisipasi tenaga kerja menjadi 62.7%, level terendah sejak Februari 1978. Kedua data tersebut bersama-sama menguatkan harapan bahwa pertumbuhan tenaga kerja sedang berada dalam trend kenaikan yang kuat. Kesemua bursa saham Eropa ditutup menguat, kecuali DAX Jerman, yang mana ditutup untuk hari libur nasional pada hari Jumat. 

Saham sektor perbankan melejit pasca terkena aksi jual di hari Kamis, dipimpin oleh saham Bank of Ireland dan Ubi Banca. Sektor energi juga mencetak kenaikan menyusul fluktuasi pada harga minyak mentah jenis Brent berjangka. Kembali ke Eropa, aktivitas bisnis di zona euro turun ke level terendah dalam 10 bulan di bulan September seiring pelemahan pada dua negara perekonomian terbesar di zona euro, Perancis dan Italia, berlanjut, menurut data hari Jumat. Data ini dirilis pasca investor sebelumnya kecewa pada hari Kamis saat European Central Bank (ECB) tidak merilis program pembelian asetnya secara penuh. Ditambah, Presiden ECB Mario Draghi tidak memberikan sinyal adanya program quantitative easing (QE) seperti Federal Reserve.
Dari berita saham individual, saham milik easyJet ditutup menguat sebanyak 6.4%, memimpin penguatan pada indeks FTSE 100 setelah persahaan penerbangan tersebut menaikkan proyeksi labanya pada hari Jumat. Pihak easyJet mengatakan aksi mogok pada Air France, penurunan harga minyak dan pergerakan nilai tukar uang telah membantu operasionalnya. Saham milik Amec juga ditutup menguat setelah mengatakan pertumbuhan pendapatannya saat ini di tahun 2014 diperkirakan "cukup tinggi". Saham milik BP juga menguat setelah perusahaan meminta pengadilan di As pada hari Kamis untuk kembali mempertimbangkan kembali putusan yang menyatakan BP "terlalu lalai" untuk kebocoran minyak di Teluk Meksiko tahun 2010 lalu.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar