Kamis, 23 Maret 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris bulan Februari 1.4% vs -0.5% bulan Januari, dari estimasi 0.4%.

stock-index  Stock Index

Bursa Saham Indonesia Dan Rupiah Anjlok Karena Konflik KPK-Polri

Senin, 26 Januari 2015 15:19 WIB
Dibaca 597

Monexnews - Bursa saham Indonesia mengalami penurunan yang paling besar di Asia dan rupiah hentikan penguatannya selama empat hari beruntun pada kecemasan perselisihan antara Polri dan KPK akan membahayakan agenda reformasi Presiden Joko Widodo.

Ucapan janji yang bertindak pada korupsi yang membantu Jokowi menjadi Presiden ternoda ketika calon Kapolrinya yaitu Budi Gunawan, dinyatakan tersangka oleh KPK. Polisi menangkap wakil ketua KPK pada hari Jumat dan tentara dikirim untuk menjaga kantor KPK di tengah kemungkinan adanya serangan dari polisi, kejadian tersebut cukup berikan sentimen negatif ke pasar.

"Ini bukan masalah persepsi bahwa Jokowi lemah dalam mengatasi korupsi, namun lebih kepada tentang tekadnya dalam menempatkan kepentingan publik terhadap agenda partai politik yang mendukung dia," ucap Norico Gaman, kepala riset di PT BNI Securities di Jakarta. Investor mencemaskan bahwa "faktor politik mungkin akan berdampak kepada kemampuan Jokowi dalam menawarkan kemajuan dalam ekonomi."

Indeks komposit Jakarta turun sebesar 2.8% menjadi 5302.639 pada pukul 15.10 wib, menuju penurunan terbesar sejak 2 Oktober. Perusahaan barang-barang konsumen yaitu PT Unilever Indonesia tergelincir 4.9%, itu adalah penurunan terbesar sejak November 2013, penyeret terbesar indeks saham. Saham PT Astra International, perusahaan terbesar berdasarkan nilai pasar, turun 2.5% dan saham PT Bank Mandiri melemah 3.7%.

Rupiah pada hari ini melemah sebesar 0.3% menjadi 12,515 per dollar, berada di jalur penurunan terbesar sejak 7 Januari. Rupiah menguat sebesar 1.2% selama empat hari terakhir.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar