Senin, 29 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Bursa saham Indonesia dan Rupiah Melorot Setelah Prabowo Tolak Pemilu

Selasa, 22 Juli 2014 15:51 WIB
Dibaca 971

Monexnews -

Bursa saham Indonesia melemah dari level tertinggi dalam 13 bulan dan rupiah hentikan reli selama empat hari setelah calon presiden Prabowo Subianto menolak hasil pemilu.

Indeks Komposit Jakarta turun sebesar 2.2% menjadi 5,015.097 pada pukul 14.51 wib, bursa menuju penurunan terdalam sejak 20 Mei, sementara itu rupiah turun sebesar 0.6% menjadi 11,638 per dollar. Prabowo mengatakan dalam pidatonya di televisi pada hari ini bahwa pemilu tanggal 9 Juli lalu tidak demokratis dan dia menarik para saksinya dari pertemuan dengan Komisi Pemilihan Umum.

Lawannya, yaitu Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, di rencanakan akan dinyatakan sebagai pemenang hasil pemilu tertipis dalam sedekade terakhir. Jalanan di ibu kota Jakarta cukup tenang dengan kehadiran polisi yang terlihat di dekat gedung KPU.

“Pasar memiliki beberapa harapan untuk konsensi kekalahan dari kubu Prabowo,”kata Wellian Wiranto, seorang ekonom di  Oversea-Chinese Banking Corp.  di Singapura. “Dengan kecaman terhadap hasil pemilu yang bahkan belum secara resmi di umumkan, saat ini praktis tidak bisa berharap akan jelasnya hasil pemilu.”

Saham PT Telekomunikasi Indonesia turun sebesar 3.9%, itu menjadi saham dengan penurunan terbesar di indeks patokan. Saham PT Bank Rakyat Indonesia turun 2.9% dan saham PT Bank Mandiri melemah 1.9%.  

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar