Selasa, 30 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Bursa Saham Indonesia Rontok Setelah Eksekusi Mati Warga Negara Asing

Rabu, 29 April 2015 13:54 WIB
Dibaca 1188

Monexnews - Bursa saham Indonesia rontok ke level terendah sejak 19 Januari seiring investor mempertimbangkan merosotnya earnings perusahaan dan peringatan dari Australia tentang eksekusi mati warga negara asing yang akan merusak hubungan antar negara.

Indeks Jakarta komposit merosot sekitar 2.1%, memperpanjang penurunnya untuk hari kelima, dengan total penurunan sekitar 4%. Saham PT. Unilever Indonesia menuju penurunan terbesar sejak November 2013, sementara itu saham PT. Bank Central Asia, terjun 3.2%. Rupiah tidak banyak berubah pada saat ini.

Perdana Menteri Australia Tony Abbott mengatakan bahwa Australia akan mengambil langkah "yang belum pernah terjadi sebelumnya" denngan menarik duta besarnya untuk konsultasi terhadap eksekusi mati dua warga negaranya yang dihukum karena penyelundupan narkoba, karena itu dianggap kejam dan tidak perlu. Sebagian besar perusahaan yang terdaftar di bursa, yang termasuk produsen minyak sawit PT Astra Agro Lestari dan PT Astra International, telah melaporkan laba kuartal pertama yang lebih rendah.

Dana global telah melakukan aksi jual di saham-saham Indonesia untuk semua kecuali dua dari 14 hari perdagangan terakhir setelah indeks saham naik ke rekor tertinggi pada bulan ini. Indeks telah anjlok 1.6% pada tahun ini. Investor asing telah menjual saham-saham lokal senilai $140 juta pada hari Selasa.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar