Senin, 23 Januari 2017

stock-index  Stock Index

Bursa Shanghai Anjlok Setelah Data Inflasi

Kamis, 9 Mei 2013 9:18 WIB
Dibaca 351

Monexnews - Indeks harga konsumen China (CPI) naik tipis di atas ekspektasi di bulan April, sementara indeks harga grosir (PPI) tercatat kian menurun sehingga membuat indeks saham China merosot dari level sebelum pasar bereaksi.

Angka CPI bulan April menunjukkan kenaikan sebesar 2,4% dari tahun sebelumnya, karena terseret oleh kenaikan 4% pada harga makanan, menurut Biro Statistik Nasional di hari Kamis (9/5). Kenaikkan tersebut melebihi angka 2,1% di bulan Maret, meskipun masih di bawah catatan bulan Februari yang melonjak 3,2%. Rilis tersbeut juga di atas tipis perkiraan survei Reuters yang memprediksi 2.3%.   

Sementara indeks harga produsen (PPI), mencatat penurunan terbesar sejak Oktober lalu, dengan merosot 2,6% dibanding penurunan 1,9% pada bulan Maret. Baik Reuters maupun Dow Jones Newswires memprediksi -2,3%.

Terpantau saham China langsung melemah setelah rilis angka tersebut, karean khawatir data tersebut akan cenderung mengurangi kemungkinan Beijing mempertahankan kebijakan moneter yang longgar. Sedangkan indeks Hang Seng diperdagangkan flat di menit awal, turun dari kenaikan 0,5% sebelum pasar bereaksi. Dan Shanghai Composite Index merosot hingga 0,3% setelah sebelumnya diperdagangkan flat.(dar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar