Sabtu, 27 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Bursa Sydney Tumbang Terkait Data China

Senin, 10 Maret 2014 8:42 WIB
Dibaca 337

Monexnews -

Lantai bursa Sydney Australia terpuruk di perdagangan awal pekan (10/3) akibat aksi jual mewarnai pasar setelah para investor kecewa dengan data ekonomi China yang buruk yang rilis di akhir pekan.

Tingkat eksport China tercatat merosot hingga (-18.1%) di bulan Februari, dari bulan sebelumnya di angka +10.6%, dan meleset jauh di bawah ekspektasi 6.8%. Hal itu menyebabkan neraca perdagangan China juga turut defisit hingga $ 22.98 milyar di bulan Februari dari bulan sebelumnya yang surplus $ 31.86 milyar.

Buruknya data perdagangan China tersebut langsung mengobarkan kekhawatiran pasar bahwa aktivitas perekonomian negeri tirai bambu itu sedang mandek. Di lantai bursa Sydney nampak saham-saham berbasis pertambangan mengalami koreksi setelah harga tembaga tercatat berada di kisaran terendah dalam 7 bulan terakhir.

Nampak saham Fortescue Metals terperosok hingga 7,8%, dan saham Rio Tinto anjlok 4,3%. Sedangkan saham Newcrest Mining tumbang 3,8% setelah harga emas dunia merosot. Indeks utama Sydney ASX-200 tercatat melemah (-0.80%) dan tergerus -43.81 poin pada area 5418.50. (dar)

 

 

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar