Rabu, 18 Oktober 2017

stock-index  Stock Index

China Dan Yunani Benamkan Saham-Saham Eropa Di Zona Merah

Selasa, 9 Juni 2015 16:17 WIB
Dibaca 712

Monexnews - Bursa Eropa melemah mengikuti pelemahan bursa global setelah inflasi tahunan China gagal memenuhi ekspektasi dan terus mengikuti perkembangan Yunani. Negara perekonomian terbesar kedua dunia, yang juga menjadi rekan dagang utama zona Euro maupun Inggris, membebani perdagangan saham setelah melaporkan tingkat Indeks Harga Konsumen (CPI) tahunan yang naik 1,2% di bulan Mei, lebih rendah dari ekspektasi kenaikan 1,3% oleh para analis yang disurvei Reuters terlebih lagi kenaikan 1,5% di bulan April. Pasar keuangan mencemaskan stabilitas perekonomian China walau telah beberapa kali mengeksekusi beberapa stimulus moneter demi mendorong pertumbuhan.

Sementara itu, investor masih menimbang usaha Yunani yang mengirimkan proposal reformasi baru ke Komisi Eropa, proposal yang seharusnya diberikan pada hari Kamis lalu. Reuters melaporkan, proposal itu diharapkan dapat menengahi perbedaaan pendapat Yunani dengan kreditur internasionalnya seperti perihal reformasi pensiun dan Pajak Pertambahan Nilai. Dalam wawancaranya dengan media Italia pada hari Selasa, Perdana Menteri Yunani menyatakan optimismenya mendapatkan kesepakatan namun tidak menunjukkan kesediaannya menerima permintaan para kreditur.

Sampai dengan pukul 16:13 WIB, indeks FTSE Futures masih melemah di level 6760.5 atau turun 0,41% menyusul penurunan 1,4% indeks DAX Jerman di level 10930.5. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar