Jumat, 24 Maret 2017

breaking-news Klaim Awal Pengangguran AS naik menjadi 258K pekan lalu dari sebelumnya 243K, estimasi 240K

stock-index  Stock Index

China Jadi Destinasi Favorit Investor Saham di Asia

Jumat, 8 Agustus 2014 12:02 WIB
Dibaca 514

Monexnews -  Investor asing masih memilih Asia sebagai lokasi penanaman modal favorit di pekan pertama bulan Agustus. China menjadi negara destinasi utama bagi mereka yang ingin meraup laba dari negara berkembang di benua kuning.

Menurut data ANZ dan EPFR, sebanyak US$3.5 miliar uang asing masuk ke pasar modal Asia dalam sepekan terakhir atau turun dari catatan minggu sebelumnya di $4.1 miliar. Namun jumlah modal masuk tersebut masih lebih banyak dibandingkan awal tahun 2014.

Membaiknya data ekonomi Tiongkok mendorong investor asing untuk menempatkan modalnya di saham-saham China daratan. Indikasi ini terlihat jelas dari lonjakan indeks Hang Seng China Enterprises sebanyak 6% sejak awal bulan Juni lalu. Padahal selama periode yang sama, saham Amerika Serikat justru anjlok 1%.

Pada hari ini, aksi jual melanda bursa saham China terutama pada sektor konstruksi dan perumahan akibat karena investor masih khawatir dengan lesunya pasar properti di China daratan. Tercatat saham Poly Real Estate tergerus 1.5% dan saham Baotou Steel anjlok hingga 3%. Penurunan indeks Shanghai berhasil dibatasi setelah pemerintah merilis data surplus neraca perdagangan yang apik untuk bulan Juli. Neraca perdagangan China tercatat surplus sebesar $47.3 milyar, naik dari surplus $31.60 pada bulan Juni.      

Sedangkan angka eksport China juga tercatat melonjak hingga 14.5% di bulan Juli dari bulan angka sebelumnya sebesar 7.2%. Alhasil indeks Shanghai komposit China akhirnya berhasil pulih dan berubah positif dengan menguat +0.29% atau meraih gain sebanyak +6.34 poin pada kisaran 2194.01 (10.37 WIB). (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar