Kamis, 25 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Data China Lukai Wall Street

Senin, 15 April 2013 16:49 WIB
Dibaca 670

Monexnews - Bursa saham berjangka AS berada di zona merah pada hari Senin seiring pasar global bereaksi negatif pada lambatnya pertumbuhan ekonomi di China, dengan beberapa kelas aset mendapatkan pukulan keras, termasuk emas dan minyak.

Indeks Dow Berjangka turun sekitar 43 poin, atau 0.3% menjadi 14,741, sementara untuk indeks Standard& Poor 500 melemah sebanyak 7.2 poin, atau 0.5% menjadi 1,574.70. Dan untuk indeks Nasdaq 100 turun sebanyak 10 poin, atau 0.4% menjadi 2,836.25.

China mengumumkan GDP untuk kuartal pertama tumbuh sebesar 7.7% dari tahun sebelumnya, sedikit lebih rendah dari perkiraan pertumbuhan ekonom di level 8%. Emas semakin terpukul dengan berita tersebut, menambah dalam penurunannya dari kerugian di hari Jumat.

Tekanan pada indeks berjangka AS semakin meningkat seiring investor menunggu laporan earnings dari Citigroup Inc. menjelang pembukaan pasar. Bank diperkirakan akan melaporkan earning kuartal pertama sekitar $1.18 persaham pada penjualan sebesar $20.16 triliun, menurut survei consensus oleh Fact Set. Charles Schwab Corp. juga akan melaporkan menjelang pembukaan , dengan perkiraan laba perusahaan sekitar 16 sen per saham pada panjualan $1.27 milyar.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar