Selasa, 24 Januari 2017

stock-index  Stock Index

Data China & Zona Euro Membebani Bursa Eropa

Rabu, 23 April 2014 16:24 WIB
Dibaca 506

Monexnews - Setelah sempat bergerak mixed, saham-saham Eropa harus diperdagangkan melemah pada hari Rabu seiring investor bereaksi terhadap data ekonomi zona Euro dan China. Beberapa laporan earnings yang dirilis juga tidak mampu mengangkat mood pelaku pasar.

DAX Jerman dan CAC40 Perancis tergelincir ke zona merah, dengan masing-masing kehilangan 0,3% dan 0,4%. FTSE Inggris juga terpantau melemah tipis 0,05% dalam 2 jam pertama perdagangan.

Data PMI China versi HSBC menunjukkan aktivitas manufaktur meningkat ke 48,3 pada bulan April dari 48,0 pada bulan lalu. Kendati demikian, indeks masih tertahan di level kontraksi untuk bulan ke-4 berturut-turut.

Sedangkan data zona Euro yang dirilis beberapa saat yang lalu berhasil melampaui ekspektasi dengan menunjukkan mulai berlanjutnya pemulihan aktivitas bisnis di kawasan tersebut. Namun pertumbuhan lebih lambat di Perancis dan kekhawatiran tentang penurunan harga masih membebani sentimen.

Laporan Markit menunjukkan indeks komposit zona Euro naik menjadi 54,0 pada bulan April dari 53,1 pada bulan Maret. Hasil tersebut mampu memacu apresiasi Euro, dan sebaliknya mendatangkan tekanan pada saham. Penguatan Euro telah dinilai oleh perusahaan-perusahaan blue-chips Eropa sebagai faktor yang berpotensi membebani ekspor, sehingga dapat mengikis pendapatan.

Dari sisi earnings, perusahaan Swedia Ericsson melaporkan perolehan laba kuartal pertama yang meleset dari ekspektasi. Sementara AB Foods mampu membukukan laba kuartal pertama yang solid, dengan unit ritel mereka Primark menunjukkan hasil yang menjanjikan. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar