Kamis, 19 Januari 2017

stock-index Stock Index

Data Produksi Industri Redam Sentimen Kospi

Jumat, 27 Juni 2014 9:10 WIB
Dibaca 442

Monexnews - Bursa saham Korea Selatan, Kospi, melemah pada perdagangan hari ini setelah data produksi industri Korea Selatan dirilis lebih rendah dari estimasi ekonom. Pada perdagangan kemarin Kospi berhasil menguat setelah investor asing melakukan aksi beli dan menyuntikkan modal ke Korea Selatan, setelah adanya spekulasi Federal Reserve akan mempertahankan tingkat suku bunga rendah lebih lama. Namun ekspetasi kenaikan suku bunga lebih cepat di AS kembali muncul setelah pernyataan James Bullard, sehingga pergerakan bursa terbebani.

Produksi industri Korea Selatan bulan Mei turun sebesar 2.1% dari periode yang sama tahun sebelumnya setelah pada bulan sebelumnya mencatat kenaikan 2,5%. Kemerosotan di bulan Mei tersebut sekaligus mematahkan estimasi kenaikan sebesar 0.3% oleh para ekonom.

Presiden Federal Reserve St. Louis, James Bullard, mengatakan FOMC sudah lebih dekat dengan target full employment serta inflasi yang rendah dan stabil, dari yang investor bayangkan. Ekonomi AS tahun ini diperkirakan akan tumbuh sebesar 3% setelah berkontraksi pada kuartal I, dan ekonomi AS cukup tangguh untuk bertahan dari kenaikan tingkat suku bunga tahun depan.

Indeks Kospi (KS200) saat ini melemah 0,35% menjadi 259.13. Sementara Kospi Futures saat ini diperdagangkan pada kisaran 260.70 dengan level tertinggi harian 261.75 dan terendah 259.20 (platform Monex Trader). (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar