Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news Indeks Rata-Rata Pendapatan Inggris naik 2.8% di November vs 2.6% di Oktober, estimasi 2.6%.

stock-index Stock Index

Dow dan S&P Menuju Rekor Baru

Kamis, 14 November 2013 23:26 WIB
Dibaca 352

Monexnews -  Setelah dibuka melemah akibat tertekan oleh  pemangkasan proyeksi laba tahunan oleh retailer terbesar di dunia Wal-Mart, bursa AS kini berbalik  menguat, dengan Dow Jones dan S&P 500 kemungkinan akan menyentuh rekor tertinggi baru akibat sinyal dari Janet Yellen, calon pemimpin The Fed, yang kemungkinan akan menahan stimulus moneter lebih lama.

Wal-Mart, memangkas proyeksi laba tahunan untuk kedua kalinya sejak Agustus akibat pemulihan ekonomi yang tidak merata. Wal-Mart mengatakan laba per lembar saham untuk tahun yang berakhir Januari 2014 sebesar $5,01 sampai $5,11, turun dari proyeksi tiga bulan sebelumnya sebesar $5,10 sampai $5,30. Pada bulan Februari proyeksi laba tahunan Wal-Mart sebesar $5,40 per lembar saham. 

Dalam testimoninya Yellen mengatakan akan berbahaya jika mengakhiri stimulus moneter terlalu cepat, maupun terlalu lama. Yellen menekankan pengurangan stimulus moneter harus dilakukan pada saat yang tepat, dan penting untuk mempertahankan stimulus dimana perekonomian masih rapuh.

Pada perdagangan kemarin Dow dan S&P menyentuh rekor tertinggi baru setelah mendapat sentimen positif dari laporan earning dari raksasa retailer Macy’s yang melebihi perkiraan analis, mendorong optimisme akan musim belanja liburan.

Indeks Dow Jones saat menguat 0,34% menjadi 15874,60, S&P 500 naik 0,42% menjadi 1789,54, dan Nasdaq menambah 0,09% 3969,01. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar