Sabtu, 25 Maret 2017

stock-index  Stock Index

Efek Sentimen di Wall Street Bebani Kospi

Kamis, 5 Desember 2013 11:04 WIB
Dibaca 308

Monexnews - Indeks utama Kospi – Korsel menyentuh level terendahnya dalam tiga minggu dan terjepit di bawah psikologis 2,000 (Kamis, 05/12) lantaran kalangan investor masih terus melepas posisinya akibat terbawa suasana koreksi di Asia menyusul tumbangnya Wall Street dalam empat hari berturut-turut .

Koreksi bursa AS kembali terjadi lantaran para investor terus bertanya-tanya terkait rencana pengurangan stimulus oleh Federal Reserve, sehingga hal itu membuat pasar menjadi khawatir dan memicu aksi jual di lantai bursa. Sebanyak 60% saham yang diperdagangkan di bursa saham New York melemah. Sedangkan di Nasdaq, saham yang berguguran sebanyak 56%.

Di lantai bursa Seoul nampak saham sektor shipbuilders (pabrikan kapal) tergerus cukup dalam dengan saham Hyundai Mipo Dockyard dan Daewoo Shipbuilding masing-masing anjlok 2%. Pelemahan Kospi bahkan mengabaikan rilis data ekonomi yang positif yang muncul tadi pagi. Data GDP q/q dan GDP y/y kuartal III masing-masing muncul di angka 1.1% dan 3.3%. Angka tersebut masing-masing masih sama kuatnya dengan angka pertumbuhan pada kuartal sebelumnya.

Indeks utama Kospi (KS11) tercatat melemah (-0.36%) atau -7.19 poin dan terpaksa berkutat di bawah psikologis 2,000 pada area 1979.61. Sedangkan indeks Kospi-fut juga terkoreksi (-0.5%) atau -1.30 poin pada level area 260.20.(dar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar