Kamis, 19 Oktober 2017

stock-index  Stock Index

Eskalasi Geopolitik Kembali Hantui Pasar Asia

Senin, 25 Agustus 2014 9:57 WIB
Dibaca 495

Monexnews -

Mayoritas lantai bursa Asia nampak kurang bersemangat pada perdagangan awal pekan ini (Senin, 25/8) lantaran kalangan investor enggan memperbanyak posisi di pasar setelah lemahnya kinerja Wall Street di akhir pekan lalu di tengah suasana eskalasi geopolitik yang kembali meningkat.

Bahkan sejumlah katalis positif dari pertemuan bank sentral di Jackson Hole - Amerika Serikat, nampak gagal memberikan dukungan sentimen ke pasar Asia. Dalam pertemuan itu, Yellen kembali menegaskan bahwa hambatan masih tetap ada di sektor tenaga kerja AS meskipun ekonomi Amerika Serikat terus menunjukkan pemulihan dalam lima tahun terakhir.

Kendati demikian, kalangan pembuat kebijakan menilai bahwa kondisi sektor tenaga kerja AS saat ini kian mendekati target. Dan disampaikan juga bahwa laju percepatan pemulihan sektor tenaga kerja AS bisa mempercepat waktu kenaikan suku bunga.

Sedangkan Presiden Bank Sentral Eropa atau ECB - Mario Draghi, menyatakan keyakinannya bahwa stimulus yang telah diumumkan sebelumnya serta pelemahan euro, diperkirakan bisa membantu memulihkan perekonomian zona euro, bahkan ECB siap melakukan langkah-langkah tambahan jika hal itu diperlukan.   

Bagaimanapun juga, sentimen investor terlihat lebih was-was dengan faktor geopolitik dunia yang kembali memanas. Setelah Ukraina menyatakan hari kemerdekaan nya pada hari Minggu lalu (24/8), suara tembakan yang dilakukan oleh pemberontak Donetsk nampak kian intensif. Para pemberontak mengatakan bahwa pasukan Ukraina tengah mencoba menyebarluaskan hari kemenangan itu sebagai hari nasional mereka.

Sedangkan pada hari Jumat lalu, Sekretaris Jenderal NATO Anders Fogh Rasmussen menjelaskan bahwa aliansi telah mengamati adanya penumpukan signifikan dari pasukan darat dan udara Rusia di sekitar Ukraina.

Sementara Israel kembali melancarkan serangan udara ke Gaza pada hari Minggu setelah meningkatkan kekuatan militernya ke level yang baru dengan meratakan menara apartemen berlantai 13 setelah memperingatkan warga setempat untuk mengungsi.

Di pasar Asia, sejumlah bursa utama nampak lesu bahkan diantaranya terkikis ke kisaran negatif akibat dibayangi kekhawatiran geopolitik tesebut. Tercatat indeks Tokyo (Nikkei ) menguat +0.2%, bursa Hong Kong - Hang Seng melemah (-0.5%), indeks Shanghai terkikis (-0.5%), bursa Seoul (Kospi) menguat +0.1%, dan indeks utama Sydney (ASX- 200) merosot (-0.3%).

 

 

(DaruWibisono)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar