Senin, 27 Maret 2017

stock-index  Stock Index

Fokus ke ECB, Indeks Utama Eropa Dibuka Mixed

Selasa, 3 Juni 2014 14:22 WIB
Dibaca 500

Monexnews - Bursa saham Eropa dibuka mixed dengan kecenderungan melemah pada sesi perdagangan Selasa (03/06). Isu utama yang menjadi headline awal pekan ini masih seputar pertemuan bank sentral Eropa (ECB).

Indeks FTSE Inggris dibuka minus 0.14% ke posisi 6855.62 dan CAC 40 Prancis memulai sesi dengan penurunan 0.09% ke level 4512.44. Sementara DAX dan IBEX 35 dibuka naik sebanyak 0.02% ke posisi 9951.63 dan 10829.50. Adapun nilai tukar Euro terpantau pada posisi 1.3604 per Dollar.

Pada sesi Senin kemarin, sebagian besar indeks saham Eropa mencatat kenaikan berkat dukungan sentimen dari hasil data PMI manufaktur resmi negara China. Bergeraknya roda bisnis di Tiongkok dianggap sebagai kabar bagus bagi perusahaan bahan baku Eropa, yang dalam beberapa tahun terakhir menjalin kerjasama erat dengan produsen barang-barang asal China.

Pelaku pasar Eropa akan mencermati perubahan pola kebijakan bank sentral dalam pertemuannya akhir pekan nanti. Mario Draghi dan jajarannya berada dalam tekanan untuk membuat suatu program kebijakan yang mendukung kemajuan ekonomi kawasan, khususnya menyangkut angka inflasi. Pelaku ekonomi dan bisnis memiliki harapan yang besar terhadap hasil rapat dewan moneter ECB bulan Juni 2014. Pasalnya, Mario Draghi dalam kunjungannya di Portugal pekan lalu sudah menegaskan bahwa sektor perekonomian zona Euro harus secepatnya pulih dari keterpurukan.

ECB memiliki beberapa opsi yang bisa diambil pekan ini, di antaranya memberlakukan suku bunga negatif bagi bank-bank yang menyimpan uang kepada mereka, meluncurkan program pembelian surat hutang dan menjalankan lagi long-term refinancing operations atau LTRO atau bahkan, tidak melakukan apapun. Apabila nantinya memang muncul formula kebijakan baru yang agresif, investor pasar saham akan antusias menambah portofolionya karena optimis dengan prospek pertumbuhan ekonomi.

Dewan kebijakan sudah mendiskusikan wacana pemberlakuan bunga deposito negatif bagi bank-bank komersial sejak data inflasi zona Euro anjlok ke 0.5% pada bulan Maret lalu atau level terendahnya sejak bulan November 2009. Padahal bank sentral menargetkan inflasi ideal dekat angka 2% untuk jangka menengah. Lambatnya proses kenaikan harga sangat menghambat upaya percepatan ekonomi di sebagian besar negara.

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar