Selasa, 17 Januari 2017

stock-index Stock Index

FTSE Was-Was Menjelang Data Tenaga Kerja AS

Jumat, 7 Maret 2014 16:44 WIB
Dibaca 337

Monexnews - Indeks saham utama Inggris melemah pada hari Jumat dengan investor diperkirakan akan menahan diri untuk mengambil posisi dalam jumlah besar menjelang data tenaga kerja AS yang dapat menentukan arah pasar dalam jangka pendek. Pasar telah menghadapi pekan yang cukup sulit, dengan ketegangan mengenai potensi konflik di Ukraina membuat bursa saham global anjlok pada hari Senin, meskipun dapat rebound pada sesi selanjutnya.

Sementara investor telah memutuskan bahwa situasi telah stabil, mereka masih berhati-hati memasuki akhir pekan, juga mengingat data tenaga kerja AS dapat mengakibatkan volatilitas pada pasar. Tingkat pekerjaan di AS mungkin bertambah cukup banyak di bulan Februari untuk membuat Federal Reserve terus memangkas stimulus moneternya. Namun jumlah kenaikan diperkirakan tipis seiring perekonomian berusaha lepas dari dampak cuaca dingin yang melanda. Non-farm payrolls diperkirakan akan bertambah sebanyak 149,000 bulan lalu, dengan tingkat pengangguran bertahan di level rendah 5 tahun pada 6.6%.

"Data NFP mungkin akan memberikan kita sedikit volatilitas dan investor masih memantau apa yang terjadi di Ukraina… Pasar membuat kesalahan dengan naik terlalu tajam pada akhir pekan lalu dan berakhir koreksi beasr pada hari Senin pagi dan menurutku pasar tidak akan mengulang kesalahan itu lagi," ucap Michael Hewson analis pasar senior pada CMC Markets. Ia memperkirakan data tenaga kerja di bawah 100,000 dapat memicu penurunan pada FTSE 100, meski menekankan bahwa sulit untuk menentukan seberapa dalam mengingat reaksi pasar yang membingungkan terhadap data sektor swasta ADP. Sebaliknya, hasil di atas 175,000 atau sesuai ekspektasi dapat memicu reaksi positif, ucapnya, meski ketegangan di Ukraina kemungkinan akan membatasi gain.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar