Senin, 22 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Hang Seng Masih Terjebak di Zona Merah

Jumat, 1 Maret 2013 13:30 WIB
Dibaca 559

Monexnews - Memasuki sesi II di perdagangan akhir pekan (Jumat, 1/3), indeks utama Hang Seng masih terjebak di teritori negatif ditengah pasar yang kurang bergairah pasca rilis data manufaktur China yang mengalami penyusutan namun masih ekspansif.

Data manufaktur tersebut tidak banyak mengangkat sentimen pasar dan menunjukkan bahwa pertumbuhan aktivitas di sektor tersebut melambat bahkan nyaris tidak ada pertumbuhan sepanjang bulan Februari. Selain itu, data-data ekonomi Amerika yang muncul mixed semalam, turut menciutkan sentimen di bursa Wall Street, seiring pasar kini terfokus kepada pemotongan belanja pemerintah yang rencananya akan dimulai Jumat ini.

Saham sektor sumber daya alam nampak mengalami koreksi di perdagangan China daratan. Tercatat saham Jiangxi Copper Co. anjlok 2.4% dan Angang Steel Co. melemah 1.1%. Sedangkan saham sektor energi juga ikut melemah di bursa Hong Kong, tercatat saham Cnooc Ltd. tumbang 2.8% dan PetroChina Ltd. menurun 0.8%. Selain itu, China Coal Energy Co. merosot 1.4%.

Sementara saham Sun Hung Kai Properties Ltd. terpuruk hingga 1.9% setelah pihaknya memangkas target penjualan properti tahun fiskalnya menjadi 32 miliar dollar Hong Kong ($4.1 miliar), dan melaporkan penurunan net profit sebesar 1.9% pada semester pertama.(dar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar