Sabtu, 21 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

stock-index  Stock Index

Hang Seng Tertekan Pasca Rilis Data China

Rabu, 24 Juli 2013 14:25 WIB
Dibaca 362

Monexnews - Hingga memasuki sesi II di perdagangan hari Rabu (24/7), indeks bursa Hong Kong - Hang Seng nampak tertekan namun masih bergerak di kisaran positif seiring bertambahnya lagi pesimisme investor terhadap pertumbuhan ekonomi China menyusul rilis data manufaktur yang kembali melambat.

Tadi pagi, pihak HSBC merilis data estimasi cepat (flash) untuk aktivitas manufaktur PMI - China bulan Juli merosot ke level 47.7 dari bulan sebelumnya 48.2. Angka di bawah level 50 mengindikasi bahwa produktivitas disektor industri dan manufaktur mengalami penyusutan. Dan hasil rilis itu menjadikan angka tersebut merupakan yang terendah dalam 11 bulan terkahir.

Di lantai bursa Hong Kong tercatat saham sdektor financial mengalami koreksi cukup tajam. Saham China Shenhua Energy Co. Nampak merugi 2.6%, saham PetroChina Co. anjlok hingga 2.5%, dan saham China Life Insurance Co. merosot 1.6%. Sedangkan saham Hua Xia Bank Co. tumbang 4.7%, dan Jiangxi Copper Co. melorot 2.4%.

Indeks utama Hang Seng (.HSI) terpantau menguat tipis 0.1% atau meraih gain sebanyak +21.71 poin di area 21937.13. Sedangkan indeks Hang Seng fut juga ikut menguat 0.26% dan bertambah +56 poin di area harga 21950.

Terkait lemahnya angka manufaktur tersebut, sejumlah pemerhati pasar menilai bahwa pemerintah tidak akan mengambil langkah stimulus moneter. Hal tersebut pernah disampaikan oleh Menteri Keuangan China Lou Jiwei yang menuturkan bahwa pemerintah kemungkinan tidak akan memberikan stimulus fiskal yang besar pada tahun ini. Dan terkait angka-angka ekonomi yang muncul belakangna ini, masih dianggap dalam batas wajar.(dar)

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar