Selasa, 24 Oktober 2017

stock-index  Stock Index

Hari Terburuk Bagi Wall Street Dalam Dua Bulan Terakhir

Jumat, 26 September 2014 6:16 WIB
Dibaca 674

Monexnews - Bursa saham AS mencatat penurunan harian terburuk dalam dua bulan terakhir, Apple memimpin sell off saham teknologi, sementara tanda-tanda memburuknya konflik di Rusia dan Timur Tengah memperburuk sentimen pasar. Pasar saham dibuka melemah setelah data rilis data pesanan peralatan dan klaim pengangguran mingguan mendorong spekulasi Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari estimasi. 

Departemen Perdagangan AS melaporkan pesanan untuk durable goods AS mencatat rekor penurunan sebesar 18,2% pada bulan Agustus, setelah membukukan rekor kenaikan 22,5% pada bulan Juli, terutama dipicu oleh berkurangnya permintaan untuk pesawat terbang. Penurunan Tersebut lebih besar dari perkiraan ekeonom sebesar 17,3%. Namun untuk pesanan core durable goods, yang tidak memperhitungkan sektor transportasi yang volatile, pesanan meningkat 0,7% seiring pertumbuhan investasi bisnis.

Data lain dari Departemen Tenaga Kerja AS mmenunjukkan jumlah orang AS yang mengajukan aplikasi untuk mendapatkan tunjangan pengangguran meningkat sebanyak 12.000 menjadi 293.000 pada pekan lalu. Namun angka klaim pengangguran mingguan ini masih terus bertengger tidak jauh dari level terendah 8-tahun.

Wall Street memperpanjang pelemahan setelah anggota parlemen Rusia menyusun undang-undang yang memingkinkan pemerintah Rusia menyita aset asing. Dari Timur Tengah, penjuang Kurdi bertempur untuk menghentikan pergerakan ISIS di utara Suriah, sementara AS dan Arab melancarkan serangan udara yang menargetkan kilang minyak di timur negara tersebut.

Saham Apple merosot hampir 4% sehari setelah saham-saham teknologi menunjukkan rally. Kemerosotan saham Apple terjadi akibat masalah pada produk terbarunya iPhone 6 Plus yang dilaporkan mudah bengkok. Apple juga sebelumnya menunda update sistem operasi iOS 8 menyusul keluhan yang terjadi pada update tersebut membuat beberapa fungsi tertentu dari iPhone 6 dan iPhone 6 Plus tidak bekerja dengan baik.

Indeks Dow Jones anjlok 264,26 poin atau 1,5% menjadi 16945,80, S&P 500 merosot 32,31 poin atau 1,6% menjadi 1965,99, dan Nasdaq memimpin penurunan sebesar 88,47 poin atau 1,9% menjadi 4466,75. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar