Jumat, 28 Juli 2017

stock-index  Stock Index

IHSG Masuki Zona Hijau Ditengah Deklarasi Pencapresan Jokowi

Jumat, 14 Maret 2014 16:49 WIB
Dibaca 525

Monexnews -

Indeks harga saham Indonesia memasuki pasar bullish seiring Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di nominasikan sebagai calon presiden yang mana itu berhasil memacu reli terbesar dalam satu hari dalam hampir enam bulan terakhir.

Indeks komposit Jakarta melonjak sebesar 3.2% menjadi 4,878.64 pada saat penutupan jam perdagangan, indeks memperpanjang penguatannya dari level terendah tanggal 27 Agustus untuk melonjak sebesar 23%. Kenaikan di atas 20% di defisinikan secara umum sebagai pasar bullish. Indeks MSCI Asia Pasific melemah sebesar 1.8%.

Masa pemerintahan Joko Widodo mungkin akan meningkatkan belanja infrastruktur dan kesejahteraan rakyat, menurut tulisan dari analis CIMB Group Holdings Bhd yang di laporkan pada bulan lalu. Bursa saham Indonesia telah reli pada tahun ini seiring meningkatnya ekonomi di negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, dengan membaikanya pertumbuhan pendapatan perusahaan-perusahaan dan prospek atas akan meningkatnya belanja konsumen sebelum pemilu nasional yang akan di mulai pada bulan depan yang mana itu berhasil menarik minat investor internasional. Dana asing telah masuk sebanyak $1.01 milyar ke saham-saham nasional sejauh tahun 2014 ini.

“Pasar saham bereaksi terhadap pencalonan Joko Widodo,” kata Joshua Tanja, kepala analis di PT UBS Securities Indonesia. “Jika dia memenangkan pemilu, saya kira ini akan menjadi bagus untuk industri infrastruktur dan kesehatan.”

Indonesia akan mengadakan pemilihan calon legislatif di bulan April dan pemilihan Presiden di bulan Juli untuk menggantikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang masa jabatannya akan berakhir pada tahun ini. Partai politik biasanya akan meningkatkan belanja iklan saat membagikan makanan, sembako, dan pakaian ke pada pendukungnya sebelum pemilu.

Ekonomi Indonesia berekspansi sebesar 5.72% pada tahun lalu dalam periode tiga bulan yang berakhir 31 Desember, di bandingkan dengan pertumbuhan sebesar 5.63% pada kuartal sebelumnya.

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar