Senin, 16 Januari 2017

stock-index Stock Index

IHSG Terganjal Suasana Koreksi Pasar Regional

Selasa, 30 September 2014 13:54 WIB
Dibaca 478

Monexnews -

Memasuki sesi II di perdagangan hari Selasa (30/9) rally Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG-Jakarta) nampak terganjal oleh sentimen negatif terkait suasana koreksi pasar regional Asia di tengah pergolakan politik yang terjadi di Hong Kong.

Penguatan IHSG mulai terlihat saat perdagangan sesi pertama berlangsung setelah muncul kabar mengenai rencana presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) yang akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

BBM bersubsidi rencananya akan naik sebesar Rp 3.000 per liter pada November 2014. Angka kenaikkan itu jauh di bawah ekspektasi masyarakat yang telah beredar saat ini yang berspekulasi akan naik antara Rp.3000 s/d Rp.5000 per liter.   

Lebih lanjut dikatakan bahwa kebijakan tersebut diyakini bisa menghemat anggaran sampai lebih dari Rp 150 triliun dan bisa digunakan untuk membangun infrastruktur. Sehingga kabar mengenai kenaikkan BBM ini dianggap membawa angin segar bagi kalangan pelaku pasar.

IHSG kini tercatat masih menguat +0.03% atau +1.85 poin pada kisaran 5144.09, perolehan ini lebih kecil bila dibanding angka penutupan sesi pertama yang berakhir menguat +0.15% menyusul kian dalamnya koreksi sejumlah indeks utama di pasar regional.

Dari 10 indeks saham sektoral yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, tercatat 3 sektor yang masih bergerak negatif yaitu sektor consumer goods, konstruksi dan pertambangan.
(dar)         

 

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar