Minggu, 22 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

stock-index  Stock Index

Indeks Australia Hanya Mampu Naik 1% di 2014

Rabu, 31 Desember 2014 12:08 WIB
Dibaca 486

<span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;">Monexnews - Bursa saham Australia menutup sesi terakhir 2014 dengan pergerakan yang mendatar. Penurunan harga komoditas dunia membuat investor lari dari saham-saham kelas berat semacam BHP Billiton (BHP.AU) and Rio Tinto (RIO.AU). 

Bursa saham Australia mengakhiri tahun dengan hanya penguatan 1% atau jauh di bawah rata-rata kenaikan yang dicetak pada tahun 2012 dan 2013 lalu di kisaran 15%. Selama satu dasawarsa terakhir, pasar ekuitas negeri kangguru mendapat sentimen positif dari lonjakan volume permintaan untuk produk-produk komoditas dari negara industri seperti China. Nilai tukar Aussie Dollar yang rendah juga mendukung pendapatan perusahaan dari sektor ekspor.

Sayangnya sekarang situasi berbalik negatif. Booming komoditas sudah usai seiring dengan penurunan harga-harga beberapa komponen hasi bumi utama. Volume permintaan ekspor juga anjlok drastis karena negara-negara maju sedang mengalami penurunan aktivitas ekonomi. Nilai tukar AUD juga tidak kondusif lagi untuk dijadikan alasan investasi. Indeks utama S&P/ASX ditutup pada posisi 5411.00 atau melemah 0,1% dibandingkan level penutupan satu hari sebelumnya dan nilai tukar AUD/USD berada di posisi 0.8195.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar