Sabtu, 23 September 2017

stock-index  Stock Index

Indeks FTSE 100 Melonjak Untuk Pertama Kalinya Dalam 4 Sesi Terakhir

Senin, 3 Februari 2014 20:51 WIB
Dibaca 322

Monexnews -

Bursa saham Inggris menguat untuk pertama kalinya dalam empat hari seiring saham Reckitt Benckiser Group Plc di ikuti saham kesehatan lainnya menguat dan investor menunggu data manufaktur AS.

Saham Reckitt naik sebesar 3.2% atas spekulasi bahwa perusahaan mungkin akan menjadi “pembeli yang logis” dari unit kesehatan konsumen Merck & Co.’s. Saham Randgold Resources Ltd. menguat sebesar 2.9% setelah perusahaan tambang tersebut mengatakan bahwa produksinya naik sebesar 15% pada tahun lalu. Saham Ryanair Holdings Plc. melonjak ke level tertinggi dalam delapan bulan setelah melaporkan pendapatan kuartalan mereka. Sementara itu saham Llyods Banking Group Plc melemah sebesar 2.6% setelah mereka menyisihkan dana sekitar lebih dari 1.8 milyar pound ($3 milyar) untuk bayar kompesansi klien atas kesalahan menjual asuransi dan sinyalkan bahwa mereka tidak akan membayar dividen untuk tahun 2013.

Indeks FTSE 100 menguat sekitar 22.88 poin, atau 0.4% pada hari ini menjadi 6,533.32. Indeks jatuh sekitar 3.5% pada bulan lalu di tengah tanda-tanda melambatnya ekonomi China dan di pangkasnya stimulus oleh Federal Reserve yang membuat gejolak di pasar berkembang.

Data AS pada pukul 22.00 wib mungkin akan menunjukkan manufaktur tumbuh pada laju yang lebih lambat pada bulan lalu, menurut proyeksi median oleh ekonom dalam survey Bloomberg. Sebuah laporan dari departemen tenaga kerja pada tanggal 7 Februari mungkin akan menunjukkan AS akan menambahkan 180.000 pekerja di bulan Januari, di bandingkan denan 74.000 di bulan Desember.

Data Inggris menunjukkan bahwa indeks manufaktur tergelincir ke 56.7 di bulan Januari dari revisi 57.2 di bulan februari. Para ekonom yang di survey oleh Bloomberg menyerukan untuk pembacaan 57.3.

Di China, indeks manufaktur menunjukkan produksi melambat di bulan Januari ke level terendah dalam enam bulan. Indeks manajer pembelian turun menjadi 50.5 dari 51, di laporkan oleh  the National Bureau of Statistics and China Federation of Logistics and Purchasing pada tanggal 1 Februari. Angka di atas 50 menunjukkan aktivitas meningkat. Dalam laporan terpisah yang di tunjukkan pada hari ini dari industry jasa di China juga menunjukkan perlambatan pada bulan lalu.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar