Selasa, 30 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Indeks Kospi Bangkit dari Koreksi Kemarin

Selasa, 28 Januari 2014 11:18 WIB
Dibaca 344

Monexnews - Setelah terkoreksi cukup dalam di awal pekan kemarin, indeks Kospi – Korea Selatan hari ini (Selasa, 28/01) dapat menarik napas lega lantaran saham-sahamnya mampu menguat meskipun momentum rally belum terbentuk.    

Namun demikian, aksi jual masih mewarnai beberapa saham unggulan karena para investor masih khawatir terhadap pengetatan kebijakan moneter di Amerika Serikat serta ketakutan terhadap gejolak kredit macet di negeri China. Pasar nampak pesimis seiring merebaknya spekulasi terhadap Federal Reserve AS yang akan mengurangi stimulus-nya pada pertemuan pekan ini.

Ekspektasi tersebut semakin kuat setelah survei atas sejumlah ekonom menyebutkan, pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) diprediksi akan memutuskan pembelian aset bulanan sehingga akan berkurang lagi sebesar US$ 10 miliar. FOMC meeting ini sedianya akan digelar hari ini dan besok.

Kegelisahan investor kian meningkat setelah laporan Forbes menyebutkan bahwa Bank Rakyat China (PBOC) telah menunda aktivitas transfer dana bank menjelang liburan Tahun Baru Imlek. Hal itu pun memicu kekhawatiran pasar bahwa negeri China kini sedang dilanda krisis likuiditas nasional.

Setelah berakhir di kisaran rendah dalam lima bulan terakhir, hari ini indeks Kospi (KS11) mampu meraih penguatan +0.23% atau sebesar +4.32 poin pada kisaran 1914.66. Sedangkan indeks Kospi-fut juga menguat tipis +0.3% atau +0.75 poin pada area 250.95.   

Di lantai bursa nampak beberapa saham pemasok Apple masih didera aksi jual. Saham LG Inotek dan LG Display masing-masing merugi sekitar 4%, Sementara saham Posco terkoreksi 1 persen menjelang laporan pendapatan kuartal. (dar)

 

    

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar