Jumat, 20 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

stock-index  Stock Index

Indeks Nikkei Merah, Terseret Pelemahan Sektor Otomotif

Senin, 27 April 2015 7:55 WIB
Dibaca 543

Monexnews - Bursa saham Jepang terlihat melemah pada awal pekan ini, seiring menguatnya yen telah membatasi dukungan untuk gain, serta sepasang laporan earnings yang mengecewakan yang telah menyeret sektor otomotif.

Indeks Nikkei Average turun sebesar 0.5% dalam sekitar 20 menit perdagangan. Dollar membeli 118.78 yen, melemah dengan solid daripada level 119.62 yen yang dicapai pada saat yang sama pada hari Jumat. Saham perusahaan teknologi raksasa dan blue chip bergerak mix: Untuk yang bergerak turun, saham Nintendo Co melemah 1.3%, saham Mitsubishi Electric Corp turun 1.1% dan saham Sony Corp anjlok 1.7%, gagal dapatkan dukungan dari surat kabar Nikkei yang melaporkan bahwa laba operasional lebih kuat dari perdiksi dalam perbaikan terbaru dalam perkiraan Sony. Sementara itu yang bergerak positif adalah, saham Panasonic Corp yang menguat 1.1%, saham Nikon Corp yang reli 2.2% dan saham NEC Corp yang terbang 3.5% setelah laporan terpisah dari surat kabar Nikkei yang mengatakan bahwa perusahaan Jepang tersebut akan menjadi satu tim dengan Hon Hai Precision Industry Co. pada usaha patungan cloud computing di Asia. Saham Mitsubishi Motors Corp dan Mazda Motor Corp keduanya bergerak lebih rendah setelah laporan earnings, dengan saham mereka turun 4.1% dan 3% untuk masing-masing. Sementara itu sisanya yang membebani sektor tersebut adalah saham Toyota Motor Corp yang menyerah 1% dan Honda Motor Co. dan Nissan Motor Co yang masing-masing turun 0.5%. Untuk sektor retail, saham Lawson Inc reli 2.2% pada laporan yang menunjukkan bahwa mereka berencana untuk membuka lebih banyak toko kelontong pada statsiun kereta lokal.

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar