Kamis, 30 Maret 2017

stock-index  Stock Index

Indeks Saham AS Berjangka Gugup Paska Data Ekonomi

Kamis, 20 Juni 2013 19:27 WIB
Dibaca 408

Monexnews -

Bursa saham AS berjangka berada dalam tekanan terfokus pada ketakutan berakhirnya era kebijakan cheap money bank sentral AS setelah Bernanke memberikan sinyal bahwa reduksi stimulus akan dilakukan pada tahun ini.

Setelah data manufaktur China dilaporkan mengecewakan, para investor kembali mendapatkan data jobless claims mingguan yang naik ke 354,000 melampaui estimasi 343,000 dan diatas laporan sebelumnya sebesar 334,000.

Terpantau sejauh ini indeks DJIA futures anjlok -0.53% di level 15,038, sementara S&P500 -0.71% di level 1,617.75, dan Nasdaq futs diperdagangkan melemah -0.77% ke level 2,938.75.

Sikap The Fed telah menyebabkan pergerakan pasar saham akan lebih sensitive terhadap rilis data ekonomi dibanding sebelumnya. Oleh sebab itu selama sentimen negatif akibat penarikan stimulus The Fed masih mendominasi, maka jika data tenaga kerja, laju konsumsi, dan sektor perumahan memberikan kejutan positif, maka bursa saham kemungkinan masih berisiko terkena aksi jual lebih lanjut.

Secara terpisah, pasar emerging market melorot tajam akibat hengkangnya hot money dari pasar negara berkembang dalam laju tercepatnya dua tahun terakhir akibat pelambatan pertumbuhan dan prospek berkurangnya stimulus menekan indeks saham, obligasi dan mata uang dari India hingga ke Brazil. Dilaporkan sekitar $19 milyar hot money telah kabur dari pasar negara berkembang dalam 3 pekan terakhir hingga 12 Juni, laju tertigginya sejak 2011.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar