Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news PM Inggris Theresa May: Pemerintah Akan Ajukan Kesepakatan Brexit Baru Untuk Voting Parlemen

stock-index Stock Index

Indeks Saham Berjangka AS Turun Atas Geopolitik

Senin, 21 Juli 2014 17:57 WIB
Dibaca 434

Monexnews -

Bursa saham berjangka AS turun, setelah indeks Standard & Poor 500 mengalami reli terbesar sejak bulan April, karena meningkatnya kencaman internasional terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin setelah jatuhnya pesawat komersial di wilayah Ukraina.

Saham Reynolds American Inc.  turun sebesar 3.1% pada awal perdagangan New York setelah juri memerintahkan unit dari perusahaan tersebut untuk membayar kepada seorang wanita Florida sebesar $23 milyar untuk suaminya yang meningkat karena kanker paru-paru. Saham Philip Morris International Inc., tergelincir sebesar 1.2%. Saham GoPro Inc., menguat sebesar 1.4% setelah Piper Jaffray Cos. merekomendasikan membeli saham produsen kamera tersebut.

Indeks saham berjangka S&P 500 yang berakhir bulan September melemah 0.2% menjadi 1.966 pada pukul 17.50 wib. Indeks ekuitas reli sebesar 1% pada hari Jumat, membukukan kenaikan mingguan sebesar 0.5%, setelah penjualan yang di atas estimasi pada Google Inc., yang telah memicu pembelian saham, itu melebihi kecemasan atas ketegangan di Ukraina dan Timur Tengah. Kontrak Dow Jones Industrila Average turun sebesar 29 poin, atau 0.2%, menjadi 17,003 pada hari ini.

“Orang-orang biasanya khawatir terhadap peristiwa geopolitik dan pasar yang reli sudah cukup kuat,” kata Patrick Spencer, seorang kepala penjualan ekuitas di Robert W. Baird & Co. “Kecemasan dari semua masalah geopolitik terhadap earnings adalah wajar. Pasar menjadi ragu mengingat kita belum dapatkan koreksi jadi orang-orang berpikir bahwa kita belum terlambat. Orang-orang hanya mencari alasan di pasar untuk melakukan aksi jual.”

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar