Senin, 27 Maret 2017

stock-index  Stock Index

Indeks Saham China Abaikan Reli Rekan Regionalnya, Nikkei 225 Capai Puncak 15 Tahun

Selasa, 23 Juni 2015 13:41 WIB
Dibaca 3585

Monexnews - Bursa saham Asia menguat pada hari Selasa di tengah harapan sebuah kesepakatan akhirnya dapat tercapai untuk hindari default Yunani, sementara itu gejolak dibursa China masih berlangsung meskipun data menunjukkan sedikit perbaikan di sektor manufaktur negara tersebut.

Pembacaan awal untuk indeks PMI manufaktur China dari HSBC naik ke level 49.6 di bulan Juni, mengalahkan ekspektasi dari survey Reuters untuk pembacaan 49.4, namun masih di wilayah kontraksi. Di bulan Mei, pembacaan akhir PMI HSBC masih berada di wilayah kontraksi untuk bulan ketiga di 49.2. Data PMI dari pemerintah berada di level 50.2 pada bulan lalu.

Setelah perdagangan yang relatif choopy setelah data PMI, indeks Shanghai composite memperluas pelemahannya menjadi turun 2.4% dalam hari pertama perdagangan setelah libur akhir pekan yang diperpanjang sampai Senin.

Bursa saham  Shanghai saat ini berada di level terendah sejak 29 Mei setelah koreksi tajam pada pekan lalu, yang indeks patokan terlihat anjlok lebih dari 13%, ini adalah yang terburuk sejak krisis keuangan global di tahun 2008. Para analis mengatakan bahwa kecemasan likuiditas  yang menjadi pusat terjadi koreksi, dipicu oleh pembatasan terbaru pada marjin keuangan dan juga karena serangkaian saham baru yang terdaftar berikan tekanan pada likuiditas.

Indeks Hang Seng di Hong Kong naik tipis 0.4%, hingga sesi tengah hari, menyentuh level tertinggi sejak 12 Juni.

Indeks Nikkei 225 Jepang memperpanjang penguatan dari hari senin untuk menyentuh level tertinggi sejak April 2000. Salah satu komponen utama yaitu Softbank sedang dalam fokus berita bahwa operator seluler tersebut membentuk kerja saham dengan Bharti Enterprises dan Foxconn Technology. Saham Softbank menguat sebesar 1.4%, berkontribusi dalam berikan dukungan yang signifikan terhadap bursa.

Optimis pada Yunani juga mendongkrak kinerja bursa saham Korea Selatan, Kospi, yang berada di dekat level puncak tiga pekan dan mempertahankan bursa pada jalur untuk penguatan lima sesi beruntun.

Para bargain hunter memburu saham Samsung Electronics, yang meroket sekitar 3% setelah saham anjlok ke level terendah dalam tujuh bulan pada pekan lalu. Sementara itu saham Cheil Industries, yang secara de facto perusahaannya dimiliki oleh Samsung Group, melonjak sebesar 4.7%, dibantuk oleh optimisme terbaru tentang pengambilan semua saham untuk Samsung C&T.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar