Selasa, 30 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Jelang Meeting ECB, Saham Eropa Dijauhi Investor

Rabu, 4 Juni 2014 14:14 WIB
Dibaca 396

Monexnews -  Bursa saham Eropa dibuka melemah pada sesi perdagangan hari Rabu (04/06). Pelaku pasar ada yang menahan diri dan banyak pula yang melakukan aksi jual jelang hasil rapat dewan gubernur Bank Sentral Eropa (ECB).

Indeks DAX Jerman dibuka dengan pelemahan sebesar 0.2% ke posisi 9,902.04. Sementara CAC 40 Prancis dan FTSE Inggris juga terkoreksi dengan persentase yang sama ke level 4,494.82 dan 6,821.02. Indeks gabungan Stoxx 600 juga turun 0.1% ke 343.03 dan nilai tukar Euro tercatat di posisi 1.3605 per Dollar.

Investor menjauhi aset-aset investasi berisiko termasuk saham karena belum yakin kalau ECB akan merilis kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dalam rapatnya besok. Pelaku ekonomi dan bisnis memiliki harapan yang besar terhadap hasil rapat dewan moneter periode Juni 2014. Pasalnya, Mario Draghi dalam kunjungannya di Portugal pekan lalu sudah menegaskan bahwa sektor perekonomian zona Euro harus secepatnya pulih dari keterpurukan. Statement itu disikapi sebagai lampu hijau untuk kemunculan pelonggaran moneter baru nan agresif.

Bank sentral memiliki beberapa opsi yang bisa diambil pekan ini, di antaranya memberlakukan suku bunga negatif bagi bank-bank yang menyimpan uang kepada mereka, meluncurkan program pembelian surat hutang dan menjalankan lagi long-term refinancing operations atau LTRO atau bahkan, tidak melakukan apapun. Meskipun kecil, masih ada pula peluang untuk berlakunya program stimulus quantitative easing ala Amerika Serikat.

Dewan kebijakan sudah mendiskusikan wacana pemberlakuan bunga deposito negatif bagi bank-bank komersial sejak data inflasi zona Euro anjlok ke 0.5% pada bulan Maret lalu atau level terendahnya sejak bulan November 2009. Padahal bank sentral menargetkan inflasi ideal dekat angka 2% untuk jangka menengah. Lambatnya proses kenaikan harga sangat menghambat upaya percepatan ekonomi di sebagian besar negara.

Tekanan untuk melahirkan stimulus semakin besar setelah harga-harga konsumen hanya naik 0.5% pada bulan Mei lalu dibandingkan periode yang sama tahun 2013. Padahal di bulan sebelumnya, inflasi harga tahunan mencapai 0.7% atau 0.2% lebih tinggi.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar