Senin, 23 Oktober 2017

stock-index  Stock Index

Kecemasan China Merasuki Bursa Asia

Jumat, 20 Desember 2013 10:45 WIB
Dibaca 376

Monexnews - Bursa saham Asia memulai hari perdagangan terakhir di akhir pekan ini kendati Dow mencapai rekor penutupan dalam kecemasan bahwa China mungkin akan mengulangi cash crunch di bulan Juni lalu. Kenaikan pada money market rates China masih menjadi fokus bagi investor di Asia seiring kesepakatan untuk membeli kembali obligasi 7 harian menyentuh 7.5% pada perdagangan menjelang siang hari, level tertinggi sejak 24 Juni. Pergerakan tersebut terjadi meski setelah People's Bank of China mengambil langkah darurat pada hari Kamis untuk mengalirkan likuiditas pada bank-bank tertentu.

"Perdagangan hari ini akan menaik dari sudut pandang Asia, seiring tingkat suku bunga repo China terus bereaksi terhadap perubahan kebijakan sekitar perbankan. Perubahan oleh PBoC dan pemerintah pusat adalah langkah yang sangat positif menuju suku bunga pinjaman interbank yang lebih bebas dan liberal, dan memberikan peluang diambilnya langkah untuk membiarkan nilai tukar CNY gloating dalam beberapa tahun kedepan, ucap Evan Lucas, strategis pasar pada IG.

Indeks gabungan Shanghai China menyentuh level rendah 1 bulan untuk keempat sesi berturut-turut, sering money market rates jangka pendek terus melonjak. Di Hong Kong, saham milik China Everbright Bank anjlok sebesae 5% dalam debutnya setelah melakukan IPO senilai 3 milyar dollar, yang mana merupakan usaha ketiga dari bank tersebut untuk bergabung pada bursa saham.

Bursa saham Jepang rehat sejenak pasca rally menuju level tinggi 6 tahun pada sesi lalu seiring yen terlepas dari level rendah 5 tahun terhadap greenback. Investor mengabaikan berita bahwa Bank of Japan tidak mengubah kebijakan moneter pada keputusan pertemuan dua hariannya. Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda akan menggelar konferensi pers nantinya dan trader akan memperhatikan komentar apapun yang dapat melemahkan yen.

Indeks Kospi dari Korea Selatan diperdagangkan flat dari level penutupan hari Kamis namun pelemahan mata uang membantu indeks mencetak kenaikan tipis seiring won terhampar dekat level rendah 2 pekan yang dicapai kemarin pada level 1,062 per dollar. Saham manufaktur blue-chip LG Display dan Posco naik hampir sebesar 1% pada awal sesi seiring pelemahan mata uang meningkatkan earnings para eksportir domestik saat repatriasi.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar