Rabu, 20 September 2017

stock-index  Stock Index

Kecemasan ‘Tapering’ the Fed Terpa Asia

Rabu, 7 Agustus 2013 11:53 WIB
Dibaca 600

Monexnews - Secara umum lantai bursa Asia berjatuhan hingga terkoreksi di zona negatif pada perdagangan sesi Rabu (7/8) akibat terseret oleh koreksi Wall Street semalam setelah dua presiden Federal Reserve mengatakan bahwa bank sentral akan memulai langkah ‘tapering’ program stimulusnya setidaknya sebelum akhir tahun ini.

Presiden Federal Reserve Atlanta - Dennis Lockhart, menuturkan langkah pengurangan perdana dari program pembelian aset bank sentral akan di mulai setidaknya dalam tiga pertemuan FOMC lagi tahun ini. Sedangkan Presiden Federal Reserve Chicago - Charles Evans, setuju bahwa bank sentral kemungkinan akan menyusutkan program stimulusnya (tapering) di akhir tahun ini.

Bahkan sebelumnya, komentar bernada hawkish dari the Fed juga datang dari Fisher terkait meningkatnya aktivitas sektor jasa AS membuat pihak the Fed akan mengurangi pemberian stimulus dalam waktu dekat. Sejumlah komentar dari beberapa presiden Federal Reserve tersebut sontak membuat kalangan investor menjadi tidak pasti terkait kapan bank sentral akan mulai melakukan tapering pada kebijakan program uang lunaknya.

Di Asia, lantai bursa Tokyo – Jepang terkoreksi tajam hingga akhirnya pecah ke bawah level 14000 terutama selain kekhawatiran pasar terhadap kebijakan moneter AS, penurunan indeks juga akibat penguatan yen dimana hari ini rebound hingga 97.09 terhadap USD.

Sedangkan ambruknya bursa Seoul – Korsel akibat membludaknya aksi jual saham di sektor teknologi dan elektronik terkait kekhawatiran investor terhadap berlarutnya masalah hak paten Samsung dengan Apple. Pemerintah Korea Selatan menyatakan keprihatinan nya atas keputusan pihak AS yang akhirnya memveto larangan impor produk Apple di Amerika Serikat, dan dikatakan pula bahwa langkah tersebut akan merugikan hak paten Samsung.

Sementara Hang Seng juga terjebak di teritori negatif akibat koreksi di sektor perbankan karena sentimen investor masih terbebani pasca kejatuhan saham HSBC setelah mencatatkan kinerja keuangan yang tidak begitu cemerlang.(dar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar