Selasa, 17 Januari 2017

stock-index Stock Index

Kecemasan Virus Ebola Turut Berimbas ke Wall Street

Jumat, 24 Oktober 2014 19:38 WIB
Dibaca 623

Monexnews -

Bursa saham AS berjangka melorot tajam jelang pembukaan sesi Wall Street hari Jumat setelah merebaknya kasus virus Ebola di kota New York yang padat penduduk, sehingga berpotensi memicu penyebaran virus mematikan yang membahayakan aktivitas ekonomi.

Seorang doctor di kota New York yang baru kembali dari Ghana telah teridentifikasi positif virus Ebola, sehingga memicu kepanikan para pelaku pasar yang melakukan aksi profit taking setelah bursa Wall Street melejit paska laporan laba Caterpillar, 3M dan General Motors yang positif sesi sebelumnya.

Walikota New York, Bill de Blasio sendiri telah berupaya menenangkan public, dengan menyatakan bahwa doctor yang terjangkit Ebola tersebut hanya melakukan sedikit kontak langsung dengan orang sekitarnya sejak kembali dari Afrika Barat.

Fokus selanjutnya akan tertuju pada serangkaian laporan earnings Ford, UPS, Shire, Procter and Gamble, Moody’s. Sementara data ekonomi yang ditunggu antara laju new home sales selama bulan September yang diperkirakan melemah ke 473,000 unit dibanding sebelumnya 504,000 unit.

Terpantau sejauh ini indeks DJIA futures melemah -0.10% di level 16,597, sementara S&P500 futs turun -0.17% ke level 1,942.75 dan Nasdaq futures merosot -0.22% diperdagangkan di level 3,996.50 sejauh ini.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar