Rabu, 13 Desember 2017

stock-index  Stock Index

Kecemasan Yunani Kembali Membebani Bursa Eropa

Jumat, 6 Februari 2015 16:08 WIB
Dibaca 529

Monexnews - Bursa Eropa kembali dibuka sedikit melemah menantikan laporan non-farm payroll AS untuk bulan Januari dan pertemuan Menteri Keuangan Yunani dan Jerman memberikan sinyal mix. Keputusan mengambang terkait masa depan Yunani membuat pasar lebih berhati-hati mendekati pasar saham. Sementara terkait laporan resmi tenaga kerja AS, diprediksi akan menambahkan 234.000 pekerja di bulan Januari, lebih rendah dari kenaikan 252.000 pekerja di bulan Desember, tingkat pengangguran bertahan di level rendah 6,5 tahun sebesar 5,6%, dan rata-rata upah diprediksi akan naik 0,3% dari level sebelumnya yang -0,2%. Berdasarkan prediksi ini, konsumen AS terlihat cukup mampu melewati perekonomian yang sulit.

Saham-saham di seluruh sektor juga berada di area negatif kecuali bank dan keuangan serta minyak dan gas. Dari indeks FTSE, Aberdeen Asset Management dan Standard Chartered bank mencatatkan kenaikan tertinggi, masing-masing 1,5% dan 1,1%. Sementara perusahaan rokok Imperial Tobacco, perusahaan properti Barratt Development, dan perusahaan biofarma Shire, diperdagangkan turun hampir 2%.

Sampai sejauh ini bursa Eropa masih berada di zona merah dengan indeks Jerman DAX turun 0,65%, indeks Inggris FTSE turun 0,2%, dan indeks Perancis CAC turun 0,27%. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar