Sabtu, 21 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

stock-index  Stock Index

Kenaikan Pajak Jepang Bebani Nikkei

Selasa, 1 April 2014 7:31 WIB
Dibaca 434

Monexnews - Nikkei terlihat kesulitan pertahankan momentum penguatan seiring investor cemas dengan dampak kenaikan pajak penjualan yang resmi diberlakukan hari ini. Jepang menaikan pajak penjualan dari 5% menjadi 8% sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan pendapatan demi mengurangi rasio utang yang telah mencapai 200% GDP. Namun, sebagian pelaku pasar khawatir kenaikan pajak dapat mengurangi tenaga pemulihan ekonomi Jepang yang masih rapuh. Konsumsi masyarakat Jepang terpuruk pada tahun 1997 ketika Jepang menaikan pajak penjualan dari 3% menjadi 8%. Nikkei futures kini diperdagangkan 14815; coba menjauhi level tinggi harian 14875.

Dari sisi domestik, Jepang merilis data Tankan yang masih mendukung argumen berlanjutnya pemulihan ekonomi terbesar No.3 di dunia tersebut. Indeks manufaktur dan non-manufaktur masing-masing naik ke level 17 dan 24 untuk kuartal pertama 2014; lebih baik dari publikasi kuartal terakhir 2013 yang masing-masing berada di level 16 dan 20. Investor kini menantikan data manufaktur Cina baik versi pemerintah (jam 08.00 WIB) dan versi HSBC (jam 08.45 WIB) untuk melihat kondisi perekonomian salah satu mitra dagang utama Jepang tersebut. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar