Jumat, 26 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Ketidakpastian Pengganti Ketua The Fed Berikutnya Bebani Wall Street

Senin, 19 Agustus 2013 21:28 WIB
Dibaca 469

Monexnews -

Minimnya rilis data ekonomi hari ini, dan event Jackson Hole yang akan ditunggu pada akhir pekan yang turut dihadiri oleh Obama. Para pelaku pasar kemungkinan akan mencari petunjuk siapa calon pengganti ketua The Fed yang lebih difavoritkan oleh Obama.

Dalam kurun 8 tahun ini, ketua Federal Reserve Ben Bernanke dianggap cukup berhasil membangun konsensus yang solid dari anggota FOMC lainnya ketika pengambilan keputusan arah kebijakan moneter The Fed yang penting.

Oleh sebab itu, para investor mulai khawatir bila Mr. Bernanke mengundurkan diri pada akhir masa jabatannya di bulan January nanti, gaya kepemimpinan tersebut sulit diteruskan pada kandidat kuat penggantinya yang berimbas negatif pada kondisi market serta ekonomi AS.

Dua kandidat utama yang berpotensi menggantikan Mr. Bernanke adalah Lawrence Summers dan Janet Yellen, keduanya sebenarnya cukup kredibel dalam menjalankan posisi sebagai ketua The Fed. Namun keduanya masih diragukan dapat membangun konsensus dalam FOMC.

Gaya kepemimpinan menjadi sangat penting pada fase ini, karena setelah berakhirnya era stimulus, maka The Fed kemungkinan akan lebih bergantung pada panduan arah kebijakan moneter (Forward Guidance) yang akan menunjukkan komitmen bank sentral pada planning kebijakan suku bunga kedepannya, dengan harapan panduan tersebut dapat mempengaruhi keputusan ekonomi investor, pebisnis maupun individu.

Namun komitmen tersebut berpotensi untuk tidak berguna jika kurang didukung oleh konsensus dari keseluruhan anggota dewan FOMC. Jika muncul keputusan yang bulat dari FOMC, maka keputusan tersebut cenderung lebih diyakini oleh para investor, dan tidak menimbulkan ketidakpastian yang justru menyeret pasar modal. Maka tidak heran bila kinerja indeks saham AS berjangka beberapa hari terakhir dibawah performa nya meskipun Bernanke telah menegaskan perpanjangan stimulus sampai setidaknya data ekonomi menunjukkan perbaikan, namun panduan moneter tersebut menjadi kurang efektif seiring dengan potensi berakhirnya kepemimpinan ketua The Fed yang dapat membangun konsensus dalam FOMC.

Terpantau sejauh ini indeks DJIA futures menguat tipis -0.07% di level 15,046, sementara S&P500 futs naik 0.15% ke level 1,653.25 dan Nasdaq futures melejit 0.81% diperdagangkan di level 3,094.75.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar