Rabu, 18 Januari 2017

stock-index Stock Index

Ketidakpastian Warnai Asia Terkait Cyprus

Rabu, 20 Maret 2013 11:46 WIB
Dibaca 578

Monexnews - Secara umum bursa Asia hari ini (Rabu, 20/3) mengalami koreksi akibat merebaknya kembali ketidakpastian pasar setelah muncul kabar bahwa pihak parlemen negara Cyprus akhirnya menolak rencana bailout terhadap sektor perbankan negara itu.

Dan berita kegagalan itu dikhawatirkan memberi peluang besar keluarnya negara Cyprus dari blok Euro yang akan menimbulkan krisis baru di kawasan Eropa. Maka akibat dari penolakan tersebut, pelaku pasar berharap pihak Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional harus cepat mencari paket bailout yang lebih menarik untuk menghindari kebangkrutan negara Siprus di masa yang akan datang.

Dan selama itu terjadi, ketidakpastian akan terus berlanjut, kekhawatiran thd penularan ke negara lain akan terus menyelimuti pasar, dan pasar kemungkinan akan tetap di bawah tekanan. Di kawasan Asia, meskipun hari ini negara Jepang libur nasional, namun pergerakan indeks Nikkei di bursa berjangka atau Nikkei-futures nampak terkoreksi di perdagangan hari Rabu ini.

Kondisi itu lantaran merebaknya lagi ketidakpastian mengenai solusi penanganan negara Cyprus serta akibat penguatan yen dibanding sesi kemarin. Para investor kini khawatir dengan penolakan bailout oleh parlemen Cyprus, akan memberi peluang-besar keluarnya negara itu dari blok mata uang tunggal. Selain itu, penguatan yen hari ini yang mencapai 94.81 terhadap dollar turut memicu aksi sell indeks pada bursa berjangka. Sesi kemarin mata uang yen melemah hingga 95.74 dan melambungkan indeks Nikkei-futures hingga ke level tinggi 12440. Sementara hari ini indeks tercatat berkisar di area 12395 atau menurun sekitar 10 poin, setelah sempat melesat hingga 12400.

Sedangkan indeks Kospi – Korea Selatan hari ini bergerak di teritori negatif dan berkisar di area rendah dalam satu bulan terakhir akibat saham-saham berbasis teknologi memangkas gain yang diperoleh sesi kemarin, karena aksi jual masif di sektor tersebut. Saham blue-chips teknologi berjatuhan setelah saham Samsung Electronics anjlok lebih dari 0.7% setelah muncul laporan bahwa perusahaan itu akan mengembangkan sebuah perangkat digital terbarunya. Sementara kekhawatiran masalah gejolak keuangan di negara Cyprus turut membebani sentimen pasar untuk bertransaksi.

Namun nampak kontras diantara bursa saham Asia, indeks Hang Seng justru unggul dalam perdagangan hari ini meskipun di tengah ketidakpsatian masalah Cyprus. Penguatan Hang Seng hari ini juga karena terangkat oleh saham-saham di China daratan khususnya di sektor perbankan.

Tercatat saham Bank of Communications Co. menguat di atas 1% dan China Construction Bank Corp. rally 1.3%. Sedangkan raksasa HSBC Holdings PLC naik 0.55%, dan China Mobile Ltd. meraih gain lebih dari 0.8%. Indeks utama Hang Seng sendiri terpantau rally +0.87% atau meraup untung +192.51 poin di area 22234.37, sedangkan Hang Seng di bursa berjangka juga turut menguat +259 poin di kisaran 22220.(dar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar