Jumat, 26 Mei 2017

breaking-news GDP AS Q1 1.2% vs publikasi awal 0.7%, lebih tinggi dari estimasi 0.9%.

stock-index  Stock Index

Khawatir China, Wall St. Anjlok di Tengah Laporan Earning

Jumat, 24 Januari 2014 6:03 WIB
Dibaca 668

Monexnews -Bursa saham AS anjlok tajam pada perdagangan kamis, dengan Dow Jones memperpanjang penurunan menjadi tiga hari beruntun pasca data manufaktur AS dan China yang mengecewakan dan investor juga melihat hasil earning dari perusahaan termasuk McDonald’s dan Netflix.

Menurut HSBC Holdings Plc dan Markit Economics sektor manufaktur China kemungkinan akan menunjukkan kontraksi untuk pertama kalinya dalam enam bulan terakhir, menambah tekanan pada perekonomian terbesar kedua di dunia tersebut. Angka awal indeks PMI menunjukkan 49,6, dibawah 50,5 pada bulan Desember, sementara 19 analis yang disurvei Bloomberg memberikan estimasi diatas 50 yang mengindikasikan ekspansi. 

Sementara indeks manufaktur AS untuk meski masih berekspansi namun menurun dari bulan sebelumnya. Indeks manufaktur PMI AS untuk bulan Januari Sebesar 53,7 turun dari bulan sebelumnya ketika mencapai angka 54,4, dan dibawah estimasi sebesar 55,2.

McDonald’s Corp. pada hari Kamis melaporkan perolehan laba kuartal ke-4 yang hampir flat, menyusul penurunan 0,1% dalam penjualan pada jaringan restoran mereka di seluruh dunia dan kenaikan biaya. Raksasa fast food ini melaporkan perolehan laba sebesar $1,397 milyar, naik tipis dari $1,396 milyar yang dibukukan setahun sebelumnya.

Indeks Dow Jones ditutup pada level terendah lima pekan setelah anjlok 175,99 poin atau 1,07% menjadi 16197,35. S&P 500 turun 16,40 poin atau 0,89% menjadi 1828,46, dan Nasdaq melemah 24,13 poin atau 0,57% menjadi 4218,87. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar