Sabtu, 23 September 2017

stock-index  Stock Index

Khawatir Pasar Negara Berkembang, Bursa Eropa Anjlok Tajam

Sabtu, 25 Januari 2014 5:16 WIB
Dibaca 715

Monexnews - Bursa saham Eropa ditutup anjlok tajam akibat aksi jual besar-besaran mata uang negara berkembang membuat takut para investor.  

Kekhawatiran akan foward guidance Federal Reserve menjadi salah satu penyebab aksi jual mata uang negara berkembang. Bank sentral AS tersebut berjanji tidak akan meningkatkan suku bungan sebelum tingkat pengangguran menyentuh angka 6,5%, namun beberapa analis memperkirakan kenaikan tingkat suku bunga akan terjadi lebih cepat.

Mata uang negara berkembang mencatat aksi jual terburuk dalam lima tahun terakhir akibat pemerintah Argentina mendevaluasi peso dengan mengurangi dukungan di pasar valuta asing. Mata uang lira Turki tenggelam, hryvnia Ukraina jatuh ke level terendah dalam empat tahun, rand Afrika selatan melemah hingga melampaui 11 per dollar AS untuk pertama kalinya sejak 2008.

Kekhawatiran akan kekhawatiran akan melambatnya pertumbuhan ekonomi China setelah sektor manufaktur China secara tidak terduga berkontraksi  juga membebani kinerja bursa global. Menurut HSBC Holdings Plc dan Markit Economics sektor manufaktur China kemungkinan akan menunjukkan kontraksi untuk pertama kalinya dalam enam bulan terakhir.

Indeks FTSE Inggris turun 109,54 poin atau 1,62% menjadi 6663,74, DAX Jerman kehilangan 239,02 poin atau 2,48% menjadi 9392,02, dan CAC Perancis anjlok 119,49 atau 2,79% menjadi 4161,47. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar