Senin, 27 Maret 2017

stock-index  Stock Index

Kinerja Bursa Asia Diuntungkan Pelemahan Valuta

Rabu, 6 Februari 2013 10:43 WIB
Dibaca 328

Monexnews -Kinerja bursa Asia hari ini (06/02) banyak terbantu oleh nilai tukar valuta yang melemah dan kecemasan atas stabilitas politik Eropa yang memudar. Kedua faktor ini berhasil menghantarkan indeks Nikkei menyentuh level tinggi 33 bulan. 

Koreksi indeks yang terjadi kemarin (05/02) sempat membuat Indeks MSCI Asia merosot 1.4%. Kecemasan atas stabilitas politik di Eropa sempat menyeret pergerakan indeks di sesi sebelumnya. Data manufaktur dari zona Eropa menunjukkan adanya peningkatan untuk bulan ketiga di bulan Januari. Indeks bertengger di level tertinggi sejak Maret 2012.

Di Asia, fokus pasar kembali pada yen. Mata uang yen kemarin melemah terhadap dolar AS setelah gubernur Bank of Japan, Masaaki Shirakawa mengatakan rencana pengunduran dirinya pada 19 Maret, tiga pekan lebih awal dari rencana sebelumnya. Keputusan Shirakawa untuk mundur lebih awal akan mempercepat proses pencarian kandidat untuk menggantikannya. Pemerintahan yang baru diharapkan akan segera mencari gubernur yang lebih dapat bekerja sama dalam menjalankan program pelonggaran moneter guna menstimulasi perekonomian Jepang yang stagnan.

Dolar AS tadi malam menguat 1.4% terhadap yen, melanjutkan gain di pasar Asia. Dolar saat ini di Y93.84. Saham Jepang diuntungkan pelemahan yen dengan Nikkei naik 3%, memangkas pelemahan sebelumnya sebesar 1.9%. Saham eksportir berkinerja apik terutama perusahaan produsen mobil. Honda Motor naik 3.2% dan Mazda Motor naik 4.8%. Toyota Motor Corp. juga diuntungkan oleh pelemahan yen dan rilis earnings kuartal tiga yang positif. Saham produsen auto naik 5.2% setelah mengumumkan peningkatan laba bersih hingga 23% per tahun dan menaikkan outlook laba bersih tahunan. 

Laporan earnings Asia lainnya datang dari Singapura dimana FTSE Straits Times Index bergerak flat. DBS Group Holdings, bank terbesar di Asia Tenggara berdasarkan asetnya, anjlok 1.9% dikarenakan kekecewaan pasar bahwa laba bersih kuartal empat hanya 4% dari tahun lalu. Di China, saham bergerak mix. Indeks Shanghai Composite bergerak flat menjelang rilis data perdagangan dan inflasi hari Jumat (08/02) sementara indeks Hang Seng, Hong Kong bangkit dari aksi jual yang terjadi kemarin. Indeks naik 0.5%. Di Australia, S&P/ASX 200 naik dengan saham pertambangan skala besar Rio Tinto dan BHP Billiton naik masing-masing 0.8% dan 0.6%. Indeks Kospi Korea Selatan naik 0.1%.

(din)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar