Minggu, 22 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

stock-index  Stock Index

Konflik Ukraina Bebani Wall Street

Kamis, 13 Maret 2014 3:10 WIB
Dibaca 422

Monexnews - Wall Street bergerak mixed seiring investor terus mencermati konflik Ukraine dan outlook perekonomian global. Upaya Russia untuk mencaplok Crimea, yang merupakan bagian Ukraina, telah menimbulkan krisis dimana Uni Eropa dan AS kini terlihat menyiapkan sanksi yang dapat mengakhiri ambisi Rusia terhadap Crimea. Perdana Menteri Ukraina akan menemui Presiden AS untuk mengkaji cara terbaik mengatasi krisis menjelang referendum Crimea pada 16 Maret mendatang. Investor juga cemas dengan kinerja ekonomi Cina. Beijing telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi 7,5% untuk tahun 2014; masih yang terendah sejak 1990. Pasar juga khawatir dengan sistem keuangan Cina pasca default produsen layar sel matahari Cina.

Meski demikian, investor terlihat cukup menyambut baik naskah pidato Stanley Fischer, calon kuat untuk posisi Wakil Ketua Fed, yang akan dibacakannya di depan Komite Senat Perbankan AS pada hari kamis. Fischer mengatakan perekonomian AS masih membutuhkan kebijakan bank sentral yang akomodatif meski Fed telah memulai kebijakan tapering. Indeks Dow Jones turun 0,07% sedangkan Nasdaq dan S&P500 masing-masing naik sebesar 0,37% dan 0,03% (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar