Rabu, 26 Juli 2017

stock-index  Stock Index

Koreksi, Kinerja Saham Hadang Gain Bursa Asia

Senin, 4 Maret 2013 11:43 WIB
Dibaca 476

Monexnews -Sebagian besar bursa Asia tercatat melemah hari ini (04/03) dengan saham developer properti yang dinilai berkinerja buruk di China setelah pemerintah mengumumkan langkah pengetatan baru. Shanghai Composite anjlok 2.3%, fokus utama pasar pada sektor properti setelah akhir pekan lalu pemerintah pusat memberlakukan langkah pengetatan properti baru. Langkah pengetatan yang dilakukan pmerintah diantaranya menaikkan jumlah uang muka dan bunga KPR di beberapa kota dimana harga rumah meroket sangat cepat. Pajak yang dikenakan pada transaksi properti juga naik sebesar 20%. 

Saham developer properti terbesar China, China Vanke anjlok 10.0% di Shenzhen, sementara Poly Real Estate Group turun 10.0% di Shanghai. Developer di China daratan juga turun Hong Kong, dimana indeks Hang Seng anjlok 1.0%. China Resources Land -7.7% dan China Overseas Land & Investment -5.2%. Di Hong Kong, China Merchants Bank turun 2.3% meski pihak peminjam mengumumkan bahwa dalam tahun keuangan 2012 perolehan laba bersih mengalami lonjakan sebesar 25.3% per tahun. Angka ini jauh berada di atas estimasi analis.

Di pasar global, investor mencerna data perekonomian AS yang mix pada hari Jumat (01/03). Sektor manufaktur mencatat pertumbuhan tercepat sejak bulan Juni 2011, menurut data dari Institute of Supply Management yang merilis angka purchasing managers index, sementara angka consumer confidence AS berada di level tertinggi sejak November, menurut Thomson-Reuters dan consumer-sentiment index, University of Michigan. Data ini berhasil mengimbangi kecemasan pasar atas pemangkasan anggaran otomatis di AS sebesar $85 miliar setelah para pemangku kebijakan gagal menghindari kondisi ini.

Dolar melemah terhadap yen menjadi Y93.29, membalikkan gain sebelumnya sebesar 1.1% setelah calon gubernur Bank of Japan, Haruhiko Kuroda tidak memberi pernyataan mengejutkan saat berbicara di depan parlemen dimana ia mengatakan tugas terpentingnya adalah segera mengakhiri deflasi. Pernyataan Kuroda keluar menjelang pertemuan Bank of Japan selanjutnya yang dijadwalkan akan digelar hari Rabu (06/03) dan Kamis (07/03). Gubernur Bank of Japan saat ini , Masaaki Shirakawa mengatakan bahwa dirinya tidak akan melakukan apapun dan akan fokus pada retorika Kuroda. Ekspektasi atas tindakan yang akan dilakukan oleh Kuroda saat mengambil alih kursi pimpinan BoJ di bulan April masih ada," jelas Wee-Khoon Chong, analis Societe Generale, Hong Kong. 

Bursa Jepang dibuka menguat dengan Nikkei saat ini tercatat naik 0.6% ke 11.650 setelah membukukan level tinggi baru 2013 di 11.770 di awal perdagangan pasar. Saham eksportir dan properti mencatat gain di Tokyo dengan Toyota Motor Corp +0.5% dan Mitsubishi Estate +5.1%. Kospi Korea Selatan turun 0.4% setelah hari libur panjang. S&P/ASX 200 Australia turun 1.2%, di tengah lemahnya sektor sumber daya alam dikarenakan spekulasi pembatasan properti di China. Rio Tinto turun 3.1% dan Fortescue Metals Group -3.4%. BHP Billiton -3.3% dan Brambles -4.0%.

(din)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar