Sabtu, 29 Juli 2017

stock-index  Stock Index

Kospi Coba Mengabaikan Surplus Minyak

Kamis, 29 Januari 2015 10:27 WIB
Dibaca 571

Monexnews - Kospi terlihat akan meneruskan penguatan menyusul rencana kementerian keuangan mendongkrak konsumsi dan coba mengabaikan pelemahan harga minyak. Kospi kini diperdagangkan pada kisaran 252.30, menjauhi level terendah 250.30.

Kospi sempat dibuka melemah 0,3% pertengahan pekan, dibebani semakin melemahnya harga minyak mendorong pelemahan bursa Asia yang dipimpin bearish bursa AS. Wall Street semalam melemah 1,1% terbawa merosotnya harga minyak mentah mencapai $44.45 per barel, harga terendah bulan Maret 2009. Energy Information Administration (EIA) semalam melaporkan suplai minyak pekan lalu bertambah 8,9 juta barel menjadi 406,37 juta barel sehingga mencapai level tertinggi sepanjang pencatatan data EIA. Kecemasan suplai minyak semakin kokoh dan terus menekan perdagangan minyak.

Kementerian keuangan Korea Selatan akan mengawasi praktik monopoli perdagangan antar toko ritel serta mengurangi harga bahan bakar minyak untuk merefleksikan rendahnya harga minyak global. Korea Selatan memprediksi peningkatan inflasi 2% tahun ini, dari rata-rata 1,3%, sekaligus dapat menjadi outlook optimis perekonomian negeri ginseng.

Dari lantai bursa, Samsung Electronics melemah 0,15% setelah sempat fluktuatif menyusul laporan penurunan laba sebesar 27% di kuartal keempat. Perusahaan besi Posco menguat 0,4% sementara Kepco dan KB Financial Group rebound, masing-masing 0,1% dan 1,2%. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar