Kamis, 23 November 2017

stock-index  Stock Index

Kospi Lesu Meski Pemerintah Menjanjikan Stimulus

Selasa, 2 Februari 2016 13:31 WIB
Dibaca 5873

Monexnews - Indeks Kospi melemah sampai dengan penghujung perdagangan mengikuti arah mayoritas perdagangan indeks-indeks Asia dan tertekan dengan data-data ekonomi domestik yang mengonfirmasi laju pemulihan ekonomi tengah terhambat. Investor asing menjual saham-saham Kospi sebesar net 7,9 miliar Won (6,58 juta Dollar AS) pada pertengahan sesi.

Inflasi Korea Selatan naik 0,89% pada bulan Januari dibandingkan setahun sebelumnya, lebih rendah dari kenaikan tahunan 1,3% pada bulan Desember. Laju pertumbuhan inflasi pada bulan lalu merupakan yang paling lambat sejak kenaikan 0,6% dalam 5-bulan. Pada hari awal pekan ini, tingkat ekspor Korea Selatan juga secara mengejutkan turun 18% pada bulan Januari, padahal para ekonom memperkirakan tingkat ekspor akan membaik dengan penurunan pada 10,8% dari sebelumya penurunan 14%.

Investor juga belum bereaksi pada janji pemerintah Korea Selatan untuk mengumumkan stimulus usai rapat para menteri yang akan dipimpin Menteri Keuangan, Yoo Il-ho. Seperti dituliskan dalam Reuters, Yoo mengatakan besok pemerintah akan mengumumkan stimulus untuk menopang perekonomian dalam kuartal pertama. Minimnya respon pasar saham dalam negeri yang biasanya akan merespon positif ekspektasi stimulus mungkin lebih disebabkan pada adanya ekspektasi paket stimulus akan ditargetkan pada pertumbuhan pekerjaan dibandingkan peningkatan pengeluaran publik.

Penurunan harga minyak juga membuat saham-saham energi menjadi beban-beban terbesar indeks-indeks Asia pada hari ini. Harga minyak mentah sudah merosot sekitar 2% pada sesi Asia, berfluktuasi di dekat $31 per barel. Saham perusahaan minyak Korea Selatan S-Oil turun 1,97%. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar