Selasa, 23 Mei 2017

breaking-news Ifo: Indeks Iklim Bisnis Jerman naik ke 114.6 di Mei dari 112.9 di April, estimasi 113.1.

stock-index  Stock Index

Kospi Mencemaskan Outlook Perekonomian

Kamis, 9 Juli 2015 10:13 WIB
Dibaca 1750

Monexnews - Indeks saham Korea Selatan mencemaskan kondisi perekonomian domestik dan krisis Yunani, namun merespon positif kenaikan inflasi China. Pasar sudah memprediksi Bank of Korea (BoK) akan mempertahankan suku bunga di tingkat terendah. Namun, Gubernur BoK Lee Ju-Yeol memprediksi pertumbuhan ekonomi (GDP) Korea Selatan akan turun signifikan dari level 3,1% menjadi 2,8% untuk kuartal kedua dan baru akan kembali ke atas level 3% di tahun depan.

Tingkat kepemilikan asing dalam pasar saham Korea Selatan juga anjlok ke level terendah 4-tahun. Investor asing masih menjadi pembeli utama dalam semestar pertama tahun ini. Namun pada bulan ini, peluang kenaikan suku bunga AS dan ketidakstabilan di Eropa akibat krisis Yunani membuat investor asing menjual sekitar 32,6% dari total kapitalisasi pasar.

Seperti indeks utama Asia lainnya, laporan kenaikan inflasi China memberikan dorongan penguatan indeks Kospi. Namun setelah dibuka gap down, sampai dengan pukul 10:14 WIB, indeks Kospi Futures masih berada di zona negatif dengan penurunan 0,49% di level 244.35. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar