Selasa, 24 Januari 2017

stock-index  Stock Index

Kospi Menguat Mengabaikan Data Industri

Senin, 2 Maret 2015 12:01 WIB
Dibaca 538

Monexnews - Pasar saham Korea Selatan mengikuti penguatan indeks-indeks Asia dengan dibuka menguat menyusul berita keuangan dari China dan mencoba fokus pada pernyataan Departemen Keuangan Korea Selatan. Rekan dagang terbesar Korea Selatan, China, memotong suku bunga acuan dan tingkat depositnya di akhir pekan lalu sebesar 25 basis poin. Pemangkasan ini ingin mencoba mendorong pertumbuhan negara perekonomian terbesar kedua dunia tersebut.

Pejabat Kementerian Keuangan Korea Selatan menyatakan perekonomian negaranya masih dalam jalur pemulihan yang moderat dengan pertumbuhan volume ekspor yang solid. Pernyataan ini menyusul laporan resmi produksi pabrik Korea Selatan di bulan Januari yang turun 3,7% dengan penyesuaian musiman untuk bulan Desember, dari revisi kenaikan 3,4% di bulan November. Angka ini merupakan laju penurunan tercepat dalam 6 tahun. Pemerintah Korea Sealatan memprediksi aktivitas industri akan membaik dengan rendahnya harga minyak dapat membantu pertumbuhan ekspor di tahun ini.

Di lain pihak, saham dengan kapitalisasi pasar terbesar dalam indeks Kospi, Samsung Electronic, menguat 3,4% setelah peluncuran produk terbarunya ponsel Galaxy S6 di Mobile World Congress di Barelona. Samsung juga semakin memperuncing persaingannya dengan Apple dengan meluncurkan sistem pembayaran mobile.

Indeks Kospi Futures kini diperdagangkan di kisaran 253.15, di dekat level tertinggi harian 253.55 dan menjauhi level terendah harian 252.30. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar