Rabu, 26 Juli 2017

stock-index  Stock Index

Kospi Terbebani Sektor Industri Dan Ritel

Rabu, 11 Maret 2015 9:23 WIB
Dibaca 499

Monexnews - Pasar saham Korea Selatan mengawali perdagangan hari Rabu (11/03) di zona merah seiring penurunan saham otomotif dan retail dan menantikan sinyal indikator kondisi perekonomian China, tujuan ekspor utamanya. Indeks Kospi Berjangka dibuka di level 250.05, turun 1.80 poin dibandingkan level penutupan 251.85 hari Rabu.

Saham utama sektor industri Hyundai Motor dan Kia Motors dibuka lebih rendah masing-masing 0,29% dan 1,79%. Sementara saham toko ritel raksasa Korea Selatan Lotte Shopping menambahkan tekanan penurunan 1,81% disusul saham Shinsegae yang turun 1,72%.

China yang memenuhi 25% kuota ekspor Korea Selatan akan melaporkan beberapa data perekonomian bulan Februari yang diprediksi lebih rendah dari data periode sebelumnya. Data penting produksi industri tahunan China di bulan Februari diestimasikan akan lebih rendah menjadi 7,7% dibandingkan tingkat 7,9% di bulan Januari. Begitu pula data investasi aset tetap yang diprediksi lebih rendah 0,6% dibandingkan laporan sebelumnya menjadi 15,1% dan penjualan ritel tahunan yang sedikit lebih rendah menjadi 11,6% dibandingkan 11,9% di bulan Januari. Ancaman perlambatan perekonomian China dapat semakin menguat jika data aktual gagal mengalahkan prediksi.

Terpantau sejauh ini, indeks Kospi 200 turun sekitar 0.15% di kisaran 251.36 dan indeks Kospi Berjangka 0,22% lebih rendah diperdagangkan di kisaran 251.30. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar