Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news Indeks Harga Konsumen AS tumbuh 0.3% di Desember vs. 0.2% di November, estimasi 0.3%

stock-index Stock Index

Kospi Terlihat Waspada

Kamis, 9 Januari 2014 8:25 WIB
Dibaca 288

Monexnews - Kospi tergelincir setelah bagusnya data tenaga kerja AS dan FOMC meeting minutes membuat investor khawatir Federal Reserve akan cukup agresif dalam menjalankan kebijakan tapering. Jumlah tenaga kerja di sektor swasta (versi ADP) bertambah sebanyak 238.000 untuk bulan Desember; lebih tinggi dari prediksi 199.00 dan revisi publikasi sebelumnya 229.000. FOMC minutes menunjukan petinggi bank sentral AS melihat berkurangnya manfaat dari program pembelian obligasi. Dengan kondisi tenaga kerja AS yang membaik maka ini dapat mendorong Federal Reserve untuk lebih agresif lagi mengurangi jumlah pembelian obligasinya terutama setelah FOMC minutes yang cukup optimis dengan pemulihan ekonomi AS. Kospi futures kini diperdagangkan di level 255.80; menjauhi level tinggi harian 255.75

Sementara itu, bank sentral Korea Selatan kembali mempertahankan suku bunga di level 2,5% untuk pertemuan Januari. Ini merupakan kedelapan kalinya Bank of Korea tidak mengubah kebijakan moneternya setelah di bulan Mei 2013 menurunkan suku bunga untuk menopang keberlanjutan pertumbuhan ekonomi Korea Selatan. Bank sentral sepertinya melihat masih sesuainya kebijakan moneter saat ini dengan berlanjutnya pertumbuhan ekonomi Korea Selatan dan merebaknya ketidak-pastian atas kebijakan tapering Fed. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar