Sabtu, 22 Juli 2017

stock-index  Stock Index

Kospi Terlihat Waspada

Jumat, 10 Januari 2014 8:06 WIB
Dibaca 339

Monexnews - Kospi melemah seiring merebaknya kewaspadaan menanti data neraca perdagangan Cina dan tenaga kerja AS hari ini. Investor ingin melihat rincian data neraca perdagangan Cina untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut akan kondisi perekonomian terbesar No.2 di dunia tersebut. Surplus perdagangan Cina diprediksi berkurang menjadi $31,15 miliar dengan kinerja ekspor yang melambat dan impor yang stabil. Cina merupakan salah satu mitra dagang utama Korea Selatan sehingga perubahan situasi ekonomi negeri tirai bambu tersebut dapat mempengaruhi kinerja ekonomi negeri ginseng. 

Data non-farm payroll dan tingkat pengangguran AS juga mendapatkan perhatian khusus karena dapat memberikan indikasi seberapa agresif kebijakan tapering Fed. Non-farm payroll diprediksi bertambah sebanyak 196.000 dan tingkat pengangguran stabil di level 7%. FOMC meeting minutes telah menunjukan bahwa mayoritas petinggi Fed melihat berkurangnya manfaat dari program pembelian obligasi. Jika kondisi tenaga kerja AS terus membaik maka ini dapat mendorong Fed untuk lebih agresif mengurangi pemberian stimulus moneternya. Stimulus Fed merupakan salah satu penopang rally bursa saham global sehingga pengurangan pemberian stimulus juga berarti berkurangnya potensi rally bursa saham. Kospi futures kini diperdagangkan 253.95; menjauhi level tinggi harian 256.40 (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar