Kamis, 19 Oktober 2017

stock-index  Stock Index

Krisis Irak Masih Hantui Pasar Asia di Akhir Pekan

Jumat, 20 Juni 2014 17:45 WIB
Dibaca 644

Monexnews -

Mayoritas lantai bursa Asia berakhir variatif kembali di perdagangan hari Jumat (20/6) seiring kecemasan masalah Irak masih menggelayuti pasar. Namun penguatan Wall Street cukup menopang sentimen setelah indeks S&P 500 mencetak rekor tinggi lagi untuk sesi ke-2 nya di hari Kamis.

Dari negeri matahari terbit, pasar Tokyo berakhir melemah tipis akibat investor membukukan laba setelah sesi sebelumnya indeks Nikkei rally hingga ke level tinggi dalam 4½ bulan terakhir.

Namun demikian sentimen investor nampak kuat seiring volume perdagangan mencatat level terbaiknya dalam 3 bulan. Nikkei akhirnya ditutup melemah (-0.08%), dan volume transaksi melonjak hingga 2.95 milyar saham, 47% di atas rerata 60 sesi terakhir.

Sedangkan bursa Korea Selatan menderita penurunan harian terburuknya dalam 8 pekan terakhir akibat kecemasan terhadap lemahnya pendapatan korporasi sehingga mendorong aksi jual sejumlah saham blue-chips eksportir seperti Samsung Electronics dan Hyundai Motor. Indeks KOSPI berakhir ditutup melemah (-1.2%), sekaligus mencatat persentase penurunan harian terbesarnya sejak 25 April lalu.

Sementara, setelah tergerus hingga 4 hari beruntun, bursa Hong Kong berakhir di teritori positif di akhir pekan berkat saham kasino Macau mencatat rally terbesarnya pada indeks Hang Seng. Tercatat saham Sands China melejit 2.3% dan Galaxy Entertainment Group rally 1.8% sehingga turut menyeret indeks Hang Seng menguat +0.11%. Namun Hang Seng masih menderita kerugian sebesar (-0.5%) selama sepekan terakhir.  (dar)

 

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar